PMI Sumbar Distribusikan Ribuan Perangkat Sekolah bagi Anak-anak Korban Bencana
- 02 Jun 2026 06:24 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyalurkan 1.500 paket perangkat sekolah bagi pelajar yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar. Bantuan dari Hongkong Red Cross tersebut mulai didistribusikan pada Senin, 1 Mei 2026 untuk mendukung pemulihan pendidikan pascabencana.
Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar Dt Bagindo Kayo, menyampaikan apresiasi kepada Hongkong Red Cross atas dukungan yang diberikan kepada pelajar terdampak bencana di Sumbar. Ia berharap PMI di tingkat kabupaten dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan, mengatakan masing-masing daerah menerima 500 paket perangkat sekolah. Distribusi perdana dilakukan kepada penghuni hunian sementara (huntara) Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
Menurut Hidayat, penyaluran bantuan akan berlanjut ke Kecamatan Batang Kapas serta wilayah terdampak lainnya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Proses distribusi dijadwalkan berlangsung hingga 4 Juni 2026.
PMI telah membagi tugas kepada petugas dan relawan agar seluruh bantuan dapat tersalurkan sesuai jadwal. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh pelajar yang menjadi sasaran program.
Setiap paket bantuan berisi tas sekolah, botol minuman, kotak makanan, buku tulis, pulpen, penggaris, penghapus, dan kotak pensil. Nilai satu paket mencapai Rp517 ribu sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp775,5 juta.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan yang juga Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban bencana. “Bantuan ini sangat diperlukan bagi anak-anak kami yang terdampak bencan banjir pada November 2025 lalu sehingga tas, buku dan perangkat sekolahnya rusak,” ujarnya.
Penyaluran bantuan perangkat sekolah dimaksud disambut rasa syukur warga. Salah seorang warga yang tinggal di hunian sementara Taratak Baru, Ernawilis (46), mengaku senang karena bantuan itu sangat bermanfaat bagi anaknya menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....