BIM Benahi Area Check-in dan Ruang Tunggu, Pelayanan Penumpang Tetap Dioptimalkan

  • 05 Mei 2026 07:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pihak Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang bandara terkait informasi yang beredar di media sosial tentang kondisi area check-in bandara yang tidak disediakan kursi tunggu. Communication & CSR PT Angkasa Pura BIM, Feni Lindriany, kepada RRI Selasa 5 Mei 2026 menjelaskan saat ini, BIM sedang menata dan mempercantik sejumlah titik terminal keberangkatan, khususnya di area selasar, check-in, dan ruang tunggu penumpang.

"Penataan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara. Saat ini pelayanan kepada penumpang sudah lebih nyaman," ucap Feny.

Feni menyebutkan, penumpang yang melakukan proses check-in maupun keluarga yang menunggu sudah difasilitasi area duduk di beberapa lokasi terminal keberangkatan. "Fasilitasi area duduk kami hadirkan di samping eskalator bandara dan di sekitar toilet wanita," ujar Feny.

Feni menambahkan, selama proses penataan berlangsung terdapat sejumlah penyesuaian sementara, termasuk pengaturan ulang area duduk penumpang. Namun pihak bandara menyiapkan langkah mitigasi operasional agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Diantaranya menyediakan area tunggu alternatif di beberapa titik terminal, mengatur alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan, serta menempatkan petugas untuk melakukan monitoring sekaligus membantu dan mengarahkan pengguna jasa bandara.

Pihak bandara turut mengapresiasi berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan layanan secara berkelanjutan. Setelah proses beautifikasi selesai, Bandara Internasional Minangkabau diharapkan dapat menghadirkan layanan yang lebih nyaman, modern, dan representatif bagi seluruh pengguna jasa penerbangan.

Sebelumnya, viral di media sosial video seorang pengguna jasa Bandara Internasional Minangkabau yang mengeluhkan tidak tersedianya kursi tunggu penumpang di area check-in terminal keberangkatan. Kondisi tersebut dinilai membuat penumpang dan keluarga pengantar merasa kurang nyaman saat menunggu proses check-in penerbangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....