Pengerukan Sedimen Batang Arau Ditarget Rampung Akhir Juli 2026
- 18 Jul 2026 11:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan pengerukan sedimen di kawasan Batang Arau selesai pada akhir Juli 2026. Normalisasi sungai tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan aliran air sekaligus mendukung kesiapan kawasan dalam menyambut rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Pengerukan difokuskan pada sejumlah titik krusial yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan berbagai agenda HJK, termasuk Festival Selaju Sampan. Selain meningkatkan fungsi drainase alami sungai, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga estetika kawasan wisata Batang Arau.
Kegiatan normalisasi dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di sepanjang aliran Batang Arau. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi banjir dan penataan lingkungan perkotaan.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri mengatakan pengerjaan ditargetkan berlangsung selama dua minggu. Menurutnya, sinergi dengan BWS Sumatera V memungkinkan proses pengerukan dilakukan lebih cepat dan efektif.
"Kita sedang melaksanakan kegiatan pengerukan sedimen di kawasan Batang Arau. Ini merupakan bentuk kerja sama sinergis dengan BWS Sumatera V. Alat berat yang digunakan disediakan pihak BWS, dan pengerjaan kita upayakan selesai dalam jangka waktu dua minggu ke depan atau pada akhir Juli ini," katanya, Sabtu, 18 Juli 2026.
Ia menjelaskan pengerukan tidak hanya berfungsi sebagai normalisasi sungai, tetapi juga mendukung persiapan kawasan untuk kegiatan HJK Padang. Titik-titik yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Festival Selaju Sampan menjadi prioritas penanganan.
"Pengerukan difokuskan terutama pada titik-titik yang berhubungan dengan kegiatan HJK untuk acara Selaju Sampan, serta beberapa titik krusial lainnya di sepanjang aliran sungai agar debit air kembali optimal dan estetika kawasan tetap terjaga," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, BWS Sumatera V mengerahkan alat berat untuk mengangkat lumpur dan sedimen dari dasar sungai. Sementara itu, DPUPR Kota Padang menyiapkan armada dump truk untuk mengangkut material hasil pengerukan ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan.
"Ini adalah kolaborasi taktis kita. Alat berat menggunakan fasilitas dari BWS Sumatera V, sementara untuk mobilisasi pengangkutan sedimen dari lokasi pengerukan menuju ke beberapa area pembuangan (disposal) yang telah disiapkan, kita mengandalkan kekuatan penuh armada dump truck dari Dinas PUPR," kata Malvi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....