Hardiknas 2026, Gubernur Sumbar Minta Sekolah Aman dari Pengaruh Negatif

  • 02 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menegaskan perlindungan dunia pendidikan. Pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu, 2 Mei 2026, Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari berbagai ancaman.

Gubernur menegaskan, kekerasan di lingkungan sekolah tidak boleh terjadi dalam bentuk apa pun. Baik kekerasan yang dilakukan siswa kepada guru maupun sebaliknya harus dicegah secara tegas.

“Di Sumatera Barat, kita pastikan tidak boleh ada kekerasan di sekolah. Semua pihak harus menjamin lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, serta sekolah menyiapkan sistem pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti potensi masuknya pengaruh negatif ke lingkungan sekolah. Ia mengingatkan kepala sekolah untuk lebih selektif terhadap pihak luar yang akan berkegiatan di sekolah.

Menurutnya, penyebaran perilaku menyimpang seperti LGBT serta penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat dan langkah preventif di lingkungan pendidikan.

“Kepala sekolah harus memastikan setiap pihak yang masuk ke sekolah sudah melalui proses seleksi yang ketat. Jangan sampai sekolah menjadi pintu masuk penyebaran perilaku menyimpang dan narkoba,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan. Ia tidak ingin lagi terjadi penolakan atau hambatan terhadap aktivitas sekolah oleh lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba, termasuk di pintu masuk daerah seperti Bandara Internasional Minangkabau. Ia berharap sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat mampu melindungi generasi muda di Sumatera Barat dari berbagai ancaman tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....