SE2026 Nasional Serentak Dimulai, BPS Sumbar Mulai Sebar Surel Resmi
- 01 Mei 2026 17:48 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia pada Mei 2026 secara serentak mulai menggelar Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026), termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 BPS Sumbar, Dewi Astuti mengatakan, Sensus Ekonomi pada Mei 2026 ini, dimulai dengan tahap awal komunikasi, koordinasi, diplomasi (KKD) kepada kementeria, lembaga, pemangku kepentingan ekonomi di daerah dan asosiasi.
“Serentak pada awal Mei 2026 ini, BPS mulai mengirimkan surel hingga pengiriman pesan massal sebagai bagian dari sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Tunjuannya dikhususkan kepada responden usaha menengah besar,” katanya, Jumat, 1 Mei 2026.
Dewi mengatakan, responden dari pelaku usaha menengah-besar dapat mengajukan pengisian kuesioner SE 2026 secara mandiri. “Nantinya pelaku usaha dimaksud terlebih dahulu berkoordinasi dengan BPS setempat,” ujarnya.
Pengisian kuesioner dimaksud, dikatakan Dewi berfokus pada karakteristik dan jenis usaha yang diampu responden. Menurutnya, data dan informasi dari responden dunia usaha sangat penting untuk melihat struktur ekonomi yang ada di Sumbar.
“Data yang dihasilkan akan dirunut dan diklasifikasikan berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Karakteristik lapangan usaha ini mencakup gambaran industri, jenis kegiatan, skala (mikro hingga besar) hingga permodalan,” katanya.
Dewi Astuti menambahkan, untuk pendataan lapangan SE 2026 secara door to door baru akan dimulai pada pertengahan Juni 2026 mendatang. Ia mengimbau, agar seluruh lapisan masyarakat, terutama pelaku usaha di Sumbar menerima kedatangan petugas Sensus dan memberikan data yang akurat dan benar.
“Kami mengimbau agar masyarakat nantinya memastikan petugas membawa surat tugas resmi, memakai kartu tanda pengenal dari BPS, memakai rompi atau atribut SE2026. Serta membawa perangkat pendataan berupa kuesioner untuk usaha besar atau gawai untuk Usaha Mikro dan Kecil,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....