Wako Hendri Arnis Tegaskan Komitmen Transformasi Padang Panjang Jadi "Kota Event"
- 19 Apr 2026 14:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Wali Kota Hendri Arnis menegaskan komitmennya menjadikan Padang Panjang sebagai kota event melalui berbagai kegiatan kolaboratif yang mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat jumpa pers pelaksanaan Gowes Fun Adventure, di Amphiteater Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), Minggu 19 April 2026.
Menurutnya, event Gowes Fun Adventure merupakan usulan dari komunitas yang disambut baik oleh Pemerintah Kota karena dinilai mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
“Kegiatan ini adalah inisiatif komunitas yang kami sambut dan dukung penuh. Kami sangat senang melihat antusiasme peserta yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehadiran peserta yang menginap selama kegiatan berlangsung turut memberikan efek berganda (multiplier effect), khususnya terhadap sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal.
Wako Hendri berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan skala yang lebih besar pada masa mendatang. Bahkan, ia menargetkan jumlah peserta dapat mencapai 50 ribu orang dengan hadiah yang lebih menarik.
“Ke depan, kita targetkan peserta bisa mencapai 50.000 orang dengan hadiah yang lebih menarik, seperti mobil listrik,” tambahnya.
Ia menilai, penyelenggaraan event ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Padang Panjang mulai bangkit dan berkembang meski di tengah efisiensi anggaran.
“Kita bahagia bisa kembali menggelar event secara kolaboratif di tengah efisiensi anggaran,” katanya.
Untuk 2026, Pemko telah menyusun kalender event yang memuat sekitar 35 kegiatan mulai April hingga Desember, mencakup bidang olahraga, budaya, hingga pariwisata.
Beberapa agenda unggulan di antaranya Gowes Fun Adventure, Pacu Kuda, Festival Seni Budaya, Padang Panjang Travel Mart, hingga Festival Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang.
“Jumlah event ini masih berpotensi bertambah. Hampir seluruhnya dilaksanakan secara kolaboratif antara OPD, komunitas, dan kelompok masyarakat,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....