Padang Panjang Percepat Rehabilitasi Pascabencana Hidrometeorologi
- 19 Apr 2026 09:16 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang Panjang terus mempercepat rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan produktivitas sawah dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Upaya tersebut dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, saat meninjau kawasan sekitar Islamic Centre Padang Panjang, Sabtu, 18 April 2026. Peninjauan dilakukan guna memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana.
Lokasi yang dikunjungi meliputi lahan milik Kelompok Tani Manyolok di Kelurahan Koto Katik. Selain itu, rombongan juga meninjau Kelompok Tani Lembuti I di Kelurahan Koto Panjang.
Di sejumlah titik tersebut saat ini tengah dilakukan penataan lahan, perbaikan jaringan irigasi, dan peningkatan kualitas tanah. Perbaikan itu diharapkan dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian pascabencana.
“Hari ini kita memantau rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Pemerintah kota melalui Dinas Pangan dan Pertanian sedang melakukan penanganan di beberapa titik lokasi terdampak,” ujar Allex.
Dalam kunjungan itu, ia didampingi sejumlah kepala OPD terkait, perangkat kelurahan, dan perwakilan kelompok tani setempat. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi dalam mendukung sektor pertanian.
Menurut Allex, rehabilitasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Selain itu, langkah tersebut juga penting untuk menjaga fungsi lingkungan di kawasan terdampak.
“Kita ingin hasil rehabilitasi ini benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya para petani. Kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani sangat penting agar program ini berhasil,” katanya.
Selain meninjau progres pekerjaan, Allex juga mendengarkan aspirasi petani terkait pupuk, akses air, dan pendampingan teknis. Pemerintah kota berupaya mengakomodasi kebutuhan itu secara bertahap agar lahan kembali produktif.
Perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi lahan mereka. Mereka berharap program rehabilitasi dapat terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....