Banjir Bandang Pasaman, Seret Mobil & Dua Warga

  • 14 Apr 2026 21:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Pasaman - Hujan lebat yang turun di Kabupaten Pasaman, meluapnya sungai di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati, Selasa, 14 April 2026, sore. Peristiwa ini menyebabkan dua orang dilaporkan hilang setelah mobil yang mereka tumpangi terseret arus banjir.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menyampaikan laporan kejadian diterima dari Wali Nagari Alahan Mati atas nama Rivo Niswar, pada pukul 19.03 WIB. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan persiapan pengerahan tim ke lokasi.

Ia menjelaskan kejadian berawal pada pukul 17.00 WIB ketika hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat secara drastis. Mobil yang dikendarai korban terperangkap di tengah genangan yang terus meninggi hingga akhirnya terseret arus.

Abdul menyebutkan dua korban yang masih dalam pencarian atas nama Dewi Hayati 50 tahun dan Meji Ardi 37 tahun. Keduanya diduga terbawa arus saat berusaha menyelamatkan diri dari kendaraan yang terjebak banjir.

“Korban sempat berupaya keluar dari kendaraan dengan membuka pintu untuk menyelamatkan diri. Namun derasnya arus sungai membuat keduanya langsung terbawa aliran air,” ucapnya.

Menanggapi kejadian tersebut kata Abdul, tim penyelamat dari Pos SAR Pasaman langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 19.20 WIB. Sebanyak enam personel dikerahkan dengan membawa perlengkapan penyelamatan air untuk mendukung proses pencarian.

“Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam. Kami telah menyiapkan berbagai peralatan seperti Rescue Car, perahu karet, perahu rafting, perlengkapan medis, serta alat evakuasi lainnya,” ujarnya.

Abdul menyampaikan hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama unsur masyarakat setempat. Kendala cuaca dan derasnya arus sungai menjadi tantangan utama dalam proses penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....