Wawako Pariaman Tekankan Layanan Kesehatan Ramah HAM tanpa Diskriminasi

  • 10 Apr 2026 15:49 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang adil dan tanpa diskriminasi bagi seluruh masyarakat. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan “Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Pariaman” di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis, 9 April 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Akses Pelayanan Kesehatan Ramah HAM tanpa Diskriminasi”. Mulyadi menekankan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus memberikan layanan yang setara kepada setiap pasien.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan perlakuan berdasarkan status sosial, ekonomi, suku, maupun agama. Menurutnya, semua pasien berhak mendapatkan pelayanan yang berkualitas dan manusiawi.

“Tidak ada bedanya pasien BPJS maupun pasien mandiri. Semua pasien harus dilayani dengan baik dan berhak mendapatkan layanan yang berkualitas, ramah, serta manusiawi,” tegas Mulyadi.

Ia juga menyampaikan bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan pelayanan publik. Peran mereka tidak hanya sebatas penyembuhan medis, tetapi juga harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan.

Mulyadi menekankan bahwa kesehatan merupakan hak dasar manusia yang dijamin konstitusi. Karena itu, pelayanan kesehatan harus berlandaskan prinsip penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia.

Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kota Pariaman, termasuk rumah sakit dan puskesmas, untuk menjadi institusi yang lebih humanis. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius,” ujarnya. Ia juga mengajak peserta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang setara.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Barat, Dewi Nofyenti, menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan bagi ASN di bidang kesehatan. Tujuannya untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai HAM.

Ia menjelaskan bahwa HAM memiliki posisi strategis dalam berbagai program pemerintah. Hal ini termasuk dalam program ketahanan pangan, makanan bergizi gratis, hingga sekolah rakyat.

“HAM memiliki posisi strategis dalam visi dan misi Presiden,” terangnya. Ia menekankan pentingnya integrasi nilai HAM dalam kebijakan publik.

Dewi menambahkan, penerapan nilai HAM dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk menjunjung martabat manusia. Selain itu, hal ini juga memastikan tidak adanya diskriminasi dalam pelayanan. “Dengan menerapkan nilai-nilai HAM, kita menempatkan martabat dan hak warga negara sebagai prioritas,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....