Rektor Unand Serukan Tiga Pesan pada Momentum Idulfitri

  • 21 Mar 2026 13:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rektor Universitas Andalas (Unand) Efa Yonnedi di hadapan jemaah salat Idulfitri 1447 Hijriah Masjid Nurul Ilmi kampus Limau Manis menyampaikan, tiga pesan strategis kepada civitas akademika dan masyarakat, Sabtu, 21 Maret 2026. Dalam suasana penuh kebersamaan dan refleksi, ia menekankan pentingnya meneguhkan peran kampus di tengah dinamika global, menjaga integritas di era digital, serta memimpin aksi nyata menghadapi perubahan iklim.

Efa Yonnedi mengajak seluruh civitas meneguhkan kedaulatan ilmu di tengah pergeseran geopolitik global yang mengalami perubahan seiring munculnya kekuatan baru, pergeseran aliansi, serta meningkatnya kompetisi antarbangsa. Ia juga menyoroti kejujuran di era revolusi informasi seiring perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta derasnya arus informasi membawa tantangan besar terhadap integritas akademik.

“Idulfitri mengajarkan kita kembali pada fitrah pada akal sehat dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Rektor Unand, Efa Yonnedi menambahkan, nilai spiritual selama bulan suci Ramadan, yakni pengendalian diri dan kejujuran, menurutnya sangat relevan untuk menjawab tantangan tersebut. Sementara ia terus mendorong komunitas akademik Unand untuk menjadi penjaga kebenaran melalui penguatan literasi digital, etika riset yang kokoh, serta transformasi digital yang berlandaskan nilai-nilai keadaban.

Ia mengajak penguatan riset keberlanjutan, integrasi isu lingkungan dalam kurikulum, serta mendorong Unand menjadi pelopor kampus hijau yang berkontribusi pada ketahanan ekologi regional. “Sebagai universitas yang berakar di bumi Minangkabau, kita memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi nyata,” ujarnya.

Sementara itu, dalam khutbah Idulfitri, Khatib Ahmad Sulaiman, mengingatkan pentingnya menjaga dan meningkatkan iman serta takwa pasca-Ramadan. Ia menekankan bahwa ketakwaan tidak hadir secara instan, melainkan melalui keyakinan dan konsistensi dalam menjalankan seluruh perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. “Inilah jalan keselamatan dan kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk terus bersegera kembali kepada Allah, memohon ampunan-Nya, serta menjaga konsistensi amal hingga dipertemukan kembali dengan Ramadan di masa mendatang. Menurutnya, setiap langkah kehidupan hendaknya senantiasa mengikuti sunnah sebagai jalan menuju keselamatan.

Dengan semangat Idulfitri, pesan-pesan tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen sivitas akademika Unand untuk terus berkontribusi secara intelektual, moral, dan sosial dalam menjawab tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....