Warga Padang Diajak Ikut Pelatihan Vokasi Nasional
- 02 Mar 2026 15:06 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy mengajak agar warga yang memenuhi syarat mengikuti kegiatan tersebut.
“Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta kesiapan kerja masyarakat agar mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus membuka peluang wirausaha. Pelatihan vokasi tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk investasi pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan, program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Lulusan diharapkan dapat langsung memenuhi kebutuhan pasar kerja.
"Kami mengajak warga Kota Padang, terutama anak muda untuk mengikuti program ini. Kegiatan ini sanagt positif," ujarnya.
Pada Batch 1 pelatihan vokasi nasional tahun ini pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 20 ribu peserta. Secara keseluruhan, program ditargetkan menjangkau lebih dari 70 ribu peserta melalui tiga gelombang pelatihan sepanjang 2026.
Pelatihan dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di berbagai wilayah Indonesia. Program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun pada platform SIAPkerja.
Untuk Batch 1, prioritas diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023–2025 sebagai upaya mempercepat transisi lulusan sekolah ke dunia kerja. Bidang pelatihan yang tersedia mencerminkan kebutuhan sektor industri masa kini dan masa depan, meliputi teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, hingga konstruksi.
Adapun program pelatihan mencakup berbagai keterampilan strategis, seperti Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus mendukung transformasi ekonomi berbasis teknologi dan industri hijau.
Peserta Pelatihan Vokasi Nasional memperoleh berbagai fasilitas pendukung, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga disediakan sesuai kriteria dan ketersediaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....