Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Sumbar Minta Keberangkatan Umrah Ditunda

  • 02 Mar 2026 10:59 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat mengimbau masyarakat yang berencana menunaikan ibadah umrah untuk menunda keberangkatan sementara waktu. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu keselamatan jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, pada Senin 2 Maret 2026 menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Arahan itu berkaitan dengan situasi yang memanas di wilayah Timur Tengah dan dikhawatirkan berdampak pada jemaah umrah Indonesia.

“Keselamatan jemaah umrah adalah hal yang prioritas. Kami meminta masyarakat untuk menunda keberangkatan sampai situasi benar-benar kondusif,” ujar M. Rifki.

Ia menambahkan, keselamatan dan kenyamanan jemaah menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan. Karena itu, masyarakat diminta memahami kondisi global yang tengah berkembang sebelum memutuskan berangkat.

Rifki juga mengingatkan jemaah asal Sumatera Barat yang saat ini berada di Arab Saudi untuk terus berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia. Koordinasi tersebut penting agar keberadaan dan kondisi jemaah dapat terpantau dengan baik selama berada di negara tersebut.

Selain itu, seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah diminta bekerja sama secara optimal dalam membantu jemaah, terutama jika terjadi kendala dalam proses pemulangan. Travel umrah juga diminta memastikan fasilitas penginapan dan konsumsi jemaah tetap terpenuhi hingga mereka kembali ke tanah air.

“Kami berharap semua jemaah yang sedang menunaikan ibadah umrah dalam keadaan aman dan lancar. Semoga ketegangan yang terjadi di Timur Tengah segera mereda, apalagi dua bulan lagi kita akan memasuki masa penyelenggaraan haji,” ucapnya. Rifki menekankan imbauan tersebut bertujuan memberikan perlindungan maksimal agar pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....