Progres Huntara Terdampak Bencana Sumbar Capai 80 Persen

  • 23 Feb 2026 18:45 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 12 daerah yang rumah warganya mengalami kerusakan progres pembangunan hunian sementara hampir selesai atau mendekati 80 persen.

Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab, Senin, 23 Februari 2026 mengatakan saat ini progres pembangunan huntara di sejumlah wilayah terdampak telah mendekati 80 persen. Dengan pembangunan huntara didukung berbagai sumber pendanaan, mulai dari dana tanggap darurat, bantuan dari BNPB, hingga kontribusi organisasi kemasyarakatan yang ikut membantu percepatan penanganan pascabencana.

"Sementara itu, untuk pembangunan hunian tetap atau huntap masih dalam tahap proses. Dengan pembangunan huntap dilaksanakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sedangkan bagi warga dengan skema relokasi mandiri, pemerintah akan memberikan bantuan stimulan dari BNPB," kata Ilham.

Sementara itu, Nila, salah satu penghuni Huntara mengungkapkan saat ini berbagai fasilitas diperolehnya selama berada di huntara, seperti listrik dan wifi diberikan gratis. Sementara itu, untuk sarana ibadah, musala baru telah dibangun di area huntara sehingga warga tidak harus keluar area.

"Kami berharap realisasi untuk huntap dapat segera diperoleh, sehingga ia bersama dengan keluarga dapat menempati tempat tinggal yang lebih layak. Apalagi saat ini terdapat sekitar 100 unit huntara yang telah dibangun di wilayahnya di kawasan Kapalo Koto Pauh," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....