Gubernur Mahyeldi Dorong Percepatan Pembangunan Pasaman Barat

  • 13 Feb 2026 18:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang: Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) menggelar rapat kerja (raker) guna mendorong percepatan pembangunan di Pasbar, di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Jumat 13 Februari 2026. Raker tersebut dilaksanakan usai peresmian jembatan di ruas Jalan Bungo Tanjung–Teluk Tapang oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Kegiatan dihadiri jajaran Pemprov Sumbar serta Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan bersama perangkat daerah terkait.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, Kebupaten Pasaman Barat memiliki potensi pendapatan daerah yang besar, di antaranya dari sektor kelapa sawit dan sumber daya air permukaan. Selain itu, berdasarkan hasil peninjauan lapangan, pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang serta pengelolaan sumber daya alam seperti pasir besi dinilai perlu dipercepat.

“Potensi Pasbar sangat melimpah, terutama sawit dan air permukaan. Setelah meninjau Pelabuhan Teluk Tapang, kualitas pasir besinya sangat baik. Selanjutnya, perlu pembangunan trase baru Jalan Talu Pasbar. Presiden juga telah berkomitmen dalam penganggaran pusat untuk penanggulangan bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa bulan lalu,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, pengembangan akses menuju Teluk Tapang akan memperkuat konektivitas dan menunjang pertumbuhan ekonomi Pasaman Barat. Pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis untuk distribusi komoditas dari wilayah utara, termasuk Kepulauan Mentawai, menuju Pasbar dan Sumatera Utara. Distribusi hasil perkebunan, pertambangan, dan perikanan pun diharapkan menjadi lebih efisien.

Dalam raker tersebut, Pemprov Sumbar juga membahas sejumlah agenda strategis lainnya, antara lain potensi batu kapur sekitar 12 miliar ton di Gunung Tuleh, dan pengembangan Bandara Laban agar dapat dikelola Kementerian Perhubungan. Selain itu, rencana perluasan jaringan kereta api ke Pasaman Barat, percepatan penurunan status lahan seluas 168,2 hektare, pengembangan peternakan di lahan ADP Air Runding, serta penataan lokasi pendistribusian BBM.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar atas dukungan terhadap pembangunan di daerahnya. Ia menegaskan Pemkab Pasbar membutuhkan sinergi dengan pemerintah provinsi guna mengoptimalkan potensi daerah.

“Kami menilai Pelabuhan Teluk Tapang memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah. Kehadiran fasilitas ini nantinya diharapkan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi di Pasaman Barat,” ujar Yulianto.

Rapat kerja ditutup dengan diskusi antara jajaran Pemprov Sumbar dan Pemkab Pasbar. Hal tersebut untuk menyinkronkan rencana tindak lanjut program prioritas yang telah dibahas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....