Bantuan Perbaikan Lahan Sawah Pascabencana di Sumbar
- 09 Feb 2026 12:26 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelontorkan bantuan perbaikan lahan sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) sebesar Rp200 miliar lebih. Kepala UPTD Balai Mekanisasi dan Sarana Prasarana Pertanian, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumbar Syofrinaldi mengatakan, sedang mengidentifikasi kembali lahan-lahan sawah yang terdampak bencana pada akhir November 2025 dan awal Januari 2026 lalu.
“Kita telah mendapatkan alokasi anggaran perbaikan lahan sawah dari Kementerian Pertanian. Kita identifikasi kembali kerusakan lahan sawah pascabencana,” katanya, Sabtu 7 Februari 2026.
Syofrinaldi menjelaskan, bantuan yang disalurkan bersifat swakelola. Petani yang terdampak bencana diberi bantuan dana untuk menggarap lahan mereka sendiri.
Ia menginformasikan, rusak ringan akan mendapatkan bantuan senilai Rp4,6 juta per hektare. Bantuan itu guna pembersihan sedimen, mengolah tanah dan memperbaiki saluran irigasi.
“Selain itu, bagi rusak sedang diperkirakan memperoleh bantuan sekitar Rp13 jutaan per hektare. Sifatnya swakelola,” ujarnya.
Ia menambahkan, terdapat 7.173 hektare lahan sawah terdampak bencana tersebar di lima belas kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar. Lahan sawah terdampak dibagi dalam empat kategori kerusakan.
“Rinciannya rusak ringan 2.800 hektare, sedang 1.100 hektare, berat 2.500 hektare dan hilang 731 hektare lebih. Kerusakan ringan dan sedang perbaikannya diutamakan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....