Unand Perkuat Kolaborasi BPOM Dorong Inovasi Berbasis Sains

  • 06 Feb 2026 17:56 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) menggelar kuliah inspirasi bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Taruna Ikrar. Kegiatan tersebut di Convention Hall Kampus Limau Manis Kota Padang, Jum'at, 6 Februari 2026, diikuti sivitas akademika Unand.

Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi mengatakan, kuliah inspirasi ini mengangkat tema From Campus to Society: Innovation and Creativity for a World Class University. Tema ini menekankan peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi dan kreativitas yang berdampak bagi masyarakat luas.

"Sementara BPOM merupakan lembaga strategis yang bertanggung jawab dalam menjamin keamanan, mutu dan manfaat obat serta makanan yang beredar di Indonesia. Di tengah tantangan global yang kian kompleks, BPOM tidak hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga penghubung antara sains dan kebijakan publik," ucapnya.

"Melalui pendekatan berbasis riset, BPOM diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut menuntut kolaborasi erat dengan dunia akademik sebagai sumber pengembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.

Rektor menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. Menurutnya, kerja sama antara Unand dan BPOM menjadi fondasi dalam melahirkan kebijakan publik yang berbasis keilmuan dan kebutuhan masyarakat.

Rektor Efa Yonnedi juga membuka peluang bagi sumber daya manusia terbaik BPOM untuk melanjutkan pendidikan magister di Kampus Hijau Limau Manis. "Pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, etika dan empati sosial," ucapnya.

Ia menambahkan, di era perkembangan kecerdasan buatan, sivitas akademika Unand diajak untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kuliah inspirasi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama strategis Unamd dan BPOM RI dalam riset, kebijakan berbasis sains, serta pengembangan sumber daya manusia unggul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....