Pemko Padang Bangun Sumur Bor 15 Daerah Terdampak

  • 02 Feb 2026 12:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pascabencana banjir bandang dan longsor pada akhir tahun lalu berdampak terhadap masyarakat, terutama sulitnya untuk mendapatkan air bersih. Ditambah saat ini memasuki musim kemarau. Untuk mencarikan solusinya Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Padang telah membangun 15 sumur bor di daerah terdampak bencana.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Padang, Raf Indria dalam dialognya di RRI Padang, Senin 2 Februari 2026 menyebutkan, daerah yang mengalami kekeringan tersebut merupakan masyarakat yang tidak langganan PDAM. Menurutnya masyarakat hanya mengandalkan air dari sumur yang digali secara mandiri.

Raf Indria menjelaskan, melihat kondisi pascabencana saat ini yang aliran sungai tidak teratur lagi sehingga resapan air menjadi berkurang. Hal tersebut disebabkan beberapa irigasi tidak berfungsi secara maksimal.

“Masalah kekeringan ini menjadi kesulitan bagi masyarakat di Kota Padang, terutama daerah terdampak. Untuk menyikapi permasalahan ini kita sudah membangun sumur bor di 15 lokasi. Dari pengecekan air berfungsi dengan baik,” ujar Raf Indria.

Pada kesempatan yang sama Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria menjelaskan, sejak bencana terjadi, layanan PDAM di Kota Padang sudah  berjalan mencapai 98,9 persen. Artinya sekitar 1,1 persen lagi pelanggan yang belum terakses layanan PDAM.

Andri Satria menjelaskan, yang menjadi permasalahan saat ini adalah masyarakat yang bukan pelanggan PDAM. Menurutnya, dari total pelanggan di 11 Kecamatan di Kota Padang PDAM baru dapat melayani akses air sekitar 51 persen dan sekitar 49 persen lagi masyarakat yang belum terlayani dari PDAM.

“Kita sangat keterbatasan armada untuk mendistribusikan air kepada masyarakat yang non pelanggan. Namun kita tetap berkolaborasi dan bekerjasama dengan  BPBD, PMI, Kementerian PU dan NGO untuk mendistribusikan air bersih pada warga terdampak,” ujar Andi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....