Transformasi Sosial Ekonomi Inklusif, Fokus RKPD Payakumbuh
- 31 Jan 2026 12:58 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh memfokuskan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada upaya mendorong transformasi sosial ekonomi yang inklusif dan berdaya saing secara terukur. Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya perencanaan yang cermat dan berbasis data, mengingat keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki.
“Keberhasilan pembangunan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam merumuskan arah pembangunan Kota Payakumbuh,” ujarnya saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) RKPD 2027 di Aula Bappeda Kota Payakumbuh, Jumat, 30 Januari 2026.
| Baca juga: Padang Seleksi Wali Kota Cilik dan Duta Anak |
Elzadaswarman menilai forum konsultasi publik sebagai ruang strategis untuk menghimpun masukan guna menyempurnakan perencanaan pembangunan daerah. “Dengan kondisi sumber daya alam yang terbatas, kita harus menyusun perencanaan secara tepat agar belanja daerah lebih efektif, efisien, dan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan Kota Payakumbuh yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh tercatat sebesar 4,70 persen pada 2023 dan 4,53 persen pada 2024, sementara pada 2025 ditargetkan meningkat menjadi 5,02 persen.
Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita terus mengalami peningkatan, dari Rp49,88 juta pada 2019 menjadi Rp62,02 juta pada 2023 dan Rp64,21 juta pada 2024. Pemerintah daerah menargetkan PDRB per kapita mencapai Rp72,02 juta pada 2025.
Dari sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka pada 2024 berada di angka 4,87 persen dan pada 2025 tercatat sebesar 4,96 persen. Sementara itu, angka kemiskinan terus menurun dari 5,44 persen pada 2023 menjadi 5,19 persen pada 2024 dan kembali turun menjadi 4,95 persen pada 2025.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Syafwal menjelaskan, RKPD 2027 disusun melalui pendekatan partisipatif, teknokratik, dan politis, serta mengacu pada dokumen perencanaan jangka panjang dan menengah daerah. Ia menegaskan, tema RKPD 2027 selaras dengan arah pembangunan Provinsi Sumbar dan Rencana Kerja Pemerintah Nasional, dengan fokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan layanan publik.
“Kami berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, dan penguatan sektor-sektor strategis berbasis potensi lokal. Kota Payakumbuh mencatat sejumlah capaian positif dalam satu dekade terakhir, seperti pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan IPM,” katanya. (*).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....