Enam Lagi Jembatan di Agam Mulai Beroperasi

  • 29 Jan 2026 09:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Lubuk Basung: Enam jembatan Bailey dan Armco yang dibangun untuk mengatasi dampak bencana di Kabupaten Agam mulai beroperasi. Peresmian jembatan itu dipusatkan di Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya Rabu, 28 Januari 2026.

Enam jembatan itu berlokasi di tiga kecamatan. Satu jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco di Kecamatan Tanjung Raya, satu jembatan Bailey di Kecamatan Matur dan satu jembatan Bailey di Kecamatan Canduang.

Sebelumnya, satu unit jembatan Armco di Kecamatan Malalak telah lebih dulu rampung, sehingga jembatan yang telah rampung dibangun di Kabupaten Agam sebanyak tujuh unit.

Peresmian dilakukan Kasdam XX/TIB, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo. Kasdam Heri Prakosa mengatakan, pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan pasca bencana.

“Ini menjawab apa yang disampaikan pak Presiden, bahwa negara hadir untuk rakyat,” kata Heri Prakosa. “Kita ingin menunjukkan masyarakat tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama rakyat untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana, termasuk jembatan ini.”

Heri Prakosa mengatakan, dengan tersambungnya kembali akses masyarakat, diharapkan aktivitas warga dapat kembali normal sehingga roda perekonomian terus berputar. Menurutnya, masih terdapat beberapa titik jembatan lain yang akan dikerjakan ke depan, termasuk infrastruktur penting lainnya seperti sekolah.

“Dengan akses yang kembali terbuka, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Gangguan akibat bencana beberapa waktu lalu, diharapkan kini dapat pulih,” ujar Heri Prakosa.

Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi mengatakan, membangun jembatan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol bangkitnya harapan masyarakat pascabencana.

“Jembatan ini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat. Anak-anak bisa kembali bersekolah, petani dan pedagang dapat mengangkut hasil usahanya, serta layanan kesehatan bisa menjangkau warga tanpa hambatan,” ujarnya. “Kita sangat membutuhkan akses ini untuk bangkit.”

Lutfi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari TNI, Polri, masyarakat hingga unsur lainnya yang terlibat dalam pembangunan jembatan. “Kerja cepat, koordinasi yang solid dan kepedulian yang tulus menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana kita tidak pernah berjalan sendiri,” katanya.

Mhd. Lutfi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Menurutnya, jembatan yang telah dibangun merupakan milik bersama dan menjadi simbol perjuangan serta kebersamaan dalam melewati masa sulit pasca bencana. (Andri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....