Penjualan Mainan Anak-anak di Padang Tak Selaku Tahun Sebelumnya
- 24 Mar 2026 16:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Aktivitas jual-beli mainan anak-anak di Pasar Raya Padang pasca hari raya Idulfitri 1447 H belum menunjukkan peningkatan signifikan. Sejumlah pedagang mengaku penjualan justru menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu pedagang mainan, Musril, mengatakan, tetap berjualan selama Lebaran dan memanfaatkan masa libur untuk menarik pembeli. Meski demikian, ia menyebut hasil penjualan tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini berkurang. Biasanya kita dapat penjualan sampai dua juta, sekarang ada yang satu juta, kurang,” ujar Masril sembari merapikan dagangannya di Pasar Raya, Selasa, 24 Maret 2026.
Musril mengatakan, minat anak-anak untuk membeli mainan berkurang akibat perubahan kebiasaan, di mana banyak yang kini lebih sering bermain menggunakan ponsel. Selain itu, jumlah pembeli anak-anak yang datang langsung ke pasar juga dinilai menurun.
Sementara itu, salah seorang pengunjung pasar yang membawa anaknya, Sri, mengaku lebih mengarahkan penggunaan uang Tunjangan Hari Raya (THR) anak untuk kebutuhan sekolah. Ia menilai, keperluan pendidikan tetap menjadi prioritas utama pasca Lebaran.
“Kalau saya biasanya untuk beli buku dulu, habis itu sisanya untuk belanja mainan atau keperluan lain. Misalnya jika mendapatkan THR sekitar 300 ribu, maka alokasi untuk kebutuhan sekolah 150 ribu, sisalnya boleh untuk mainan atau makanan” ujarnya.
Ia juga menyebut kebiasaan mengajak anak berbelanja biasanya dilakukan beberapa hari setelah Lebaran. Hal ini dilakukan agar suasana pasar tidak terlalu padat sekaligus memberi waktu untuk mengatur penggunaan uang THR.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....