Safari Ramadan di Pemko Padang Panjang Dorong Pembentukan Satgas Pendidikan

  • 28 Feb 2026 08:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pendidikan dan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota, Hendri Arnis saat memimpin Tim Safari Ramadan (TSR) I di Masjid Hidayah, Kelurahan Guguk Malintang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Jumat, 27 Februari 2026 malam.

Dalam sambutannya, Wako Hendri menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi remaja di era digital, mulai dari pergaulan bebas hingga kebiasaan merokok di kalangan pelajar. Ia menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan tidak dapat dibebankan semata kepada sekolah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.

“Orang tua harus membangun komunikasi yang intens dengan anak-anaknya. Ketahui lingkungan pergaulan mereka dan awasi penggunaan gawai. Pendidikan karakter dimulai dari rumah,” kata Hendri.

Henri mengungkapkan, sebagai langkah konkret, Pemko akan merevisi Perda Pendidikan untuk memperkuat aturan disiplin pelajar, termasuk larangan merokok. Satpol PP akan melakukan pengawasan rutin, dan bagi pelajar yang melanggar akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita ingin memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan terarah. Pembentukan Satgas Pendidikan ini menjadi bagian dari upaya sistematis menjaga masa depan generasi muda,” ujarnya.

Hendri menyampaikan, selain pembinaan karakter, Wali Kota juga mengajak generasi muda untuk memakmurkan masjid sebagai pusat pembentukan akhlak dan spiritualitas. Masjid harus menjadi ruang pembinaan moral. Dari sinilah lahir generasi Qur’ani yang berakhlak dan berdaya saing.

Hendri menambahkan, pada bidang pembangunan, tahapan Musrenbang 2027 telah dimulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Setiap RT diberikan alokasi program sebesar Rp150 juta untuk dirumuskan sesuai kebutuhan masyarakat..

Mengakhiri sambutannya, Hendri kembali menekankan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kekuatan moral dan karakter masyarakatnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota menyerahkan bantuan sebesar Rp30 juta untuk mendukung operasional dan pembangunan Masjid Hidayah, serta bantuan dari Bank Nagari sebesar Rp2,5 juta.

Ketua Pengurus Masjid Hidayah, M Nur Idris menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota dan menyatakan komitmen untuk memanfaatkan bantuan tersebut bagi pengembangan TPA dan kegiatan keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....