Hapkido Sumbar Gelar Kejurda Februari 2026

  • 12 Jan 2026 15:35 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Pengurus Provinsi Hapkido Sumatera Barat memastikan akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Hapkido Sumbar II sekaligus Pra-Porprov Hapkido Sumbar 2026. Agenda ini menjadi salah satu program penting dalam pembinaan dan seleksi atlet menuju ajang olahraga tingkat provinsi.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Daerah (Pengda) Hapkido Sumbar, Yon Deri Karata, mengatakan kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Februari 2026. Seluruh rangkaian persiapan saat ini terus dimatangkan oleh panitia pelaksana agar kejuaraan berjalan lancar dan kompetitif.

Adapun Kejurda dan Pra-Porprov Hapkido Sumbar tahun ini diikuti oleh 16 kabupaten dan kota. Namun demikian, terdapat tiga daerah yang belum ambil bagian, yakni Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Agenda kita Hapkido Sumatera Barat akan mengadakan kejuaraan daerah kedua dan Pra-Porprov Hapkido Sumbar tahun 2026, yang rencananya dilaksanakan tanggal 7 dan 8 Februari 2026,” ujar Yon Deri Karata, Senin (12/1/2026).

Lebih lanjut Yon Deri Karata menuturkan tahapan pendaftaran peserta pun telah memasuki tahap akhir. Disebutkan tanggal 10 Januari 2026 lalu menjadi batas akhir proses entry by number, entry by name, hingga entry request by name bagi seluruh kabupaten dan kota peserta.

Dari sisi nomor pertandingan, panitia mempertandingkan lima kategori. Untuk Pra-Porprov meliputi Daeryun, Hyung, Hosinsool, dan Nakbop, sementara untuk Kejurda ditambah dengan kategori Mugi Hyung atau Senjata.

“Total atlet yang sudah mendaftarkan diri untuk kejuaraan daerah lebih kurang 283 orang peserta dari 16 kabupaten dan kota,” ungkap Yon Deri.

Guna menjamin kualitas pertandingan, Hapkido Sumbar akan melibatkan wasit nasional dan wasit daerah yang telah memiliki lisensi resmi. Para wasit tersebut merupakan pengadil yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pada kegiatan sebelumnya.

Menjelang pelaksanaan kejuaraan, panitia juga akan menggelar refreshing atau penyegaran wasit. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan teknis agar seluruh pertandingan berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Sebelum Kejurda, kita akan mengadakan refleksi atau penyegaran wasit sebagai persiapan menghadapi kejuaraan,” tutup Yon Deri Karata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....