Atlet Gantole Sumbar dan Riau Jajal Potensi Puncak Bidadari Kota Solok

  • 01 Jun 2026 14:11 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Atlet Gantole Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau menggelar Latihan bersama di kawasan Puncak Bidadari, Tanah Garam, Kota Solok, pada 29 hingga 30 Mei 2026 lalu. Kegiatan latihan tersebut merupakan sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Paralayang Solo.

Atlet gantole Sumbar yang mengikuti kegiatan itu yakni Rijalul Fathani, NSR Yalatif, Khaidir Anas, Rafika Efendi, dan Gerry Oktaviano Putra. Sementara dari Riau diwakili Jerry Simo. Selama dua hari, para atlet melakukan latihan terbang lintas alam sekaligus mengeksplorasi potensi lokasi baru untuk olahraga dirgantara tersebut.

Instruktur Gantole Sumbar, Rijalul Fathani, mengatakan latihan bersama itu difokuskan pada eksplorasi kawasan Puncak Bidadari yang dinilai memiliki potensi besar sebagai lokasi terbang lintas alam. Menurutnya, lokasi tersebut bukan merupakan nomor pertandingan yang diperlombakan pada PON, namun sangat ideal untuk pengembangan kemampuan atlet.

“Lokasi ini bisa dibilang baru ditemukan sebagai salah satu spot untuk terbang lintas alam. Potensi-potensi yang dibutuhkan untuk nomor ini juga sangat banyak,” ujar Rijalul Fathani, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama latihan para atlet mencoba memetakan karakter angin dan potensi thermal di kawasan tersebut. Hasilnya, kondisi alam di Puncak Bidadari dinilai cukup mendukung untuk pengembangan olahraga gantole dan paralayang lintas alam.

“Alhamdulillah salah satu atlet kemarin bisa eksplorasi secara maksimal. Bisa take-off dari Puncak Bidadari di Tanah Garam, lalu terbang sampai arah Kota Solok dan Danau Singkarak secara bolak-balik,” katanya.

Menurut Rijalul, potensi thermal atau arus udara panas di kawasan itu tergolong kuat dan stabil sehingga memberikan peluang besar bagi atlet untuk melakukan penerbangan jarak jauh. Hal itu menjadi modal penting untuk menjadikan Puncak Bidadari sebagai salah satu lokasi latihan gantole di Sumatera Barat.

Ia berharap kegiatan latihan bersama tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan potensi wisata olahraga dirgantara di Kota Solok. Selain meningkatkan kemampuan atlet, kegiatan itu juga diharapkan mampu menarik perhatian komunitas gantole dan paralayang dari daerah lain.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....