BNPB Utus Tim ke Tanah Datar, Urus Kebutuhan Warga dan Perbaikan Infrastruktur

  • 16 Mei 2026 12:52 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan tim pendampingan ke Kabupaten Tanah Datar, Jumat 15 Mei 2026, guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga dan penilaian kerusakan infrastruktur pascabencana. Langkah ini merupakan instruksi langsung Kepala BNPB sebagai bentuk apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah dalam menetapkan status tanggap darurat.

Tim dipimpin Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, Yustam Syahril. Ia mengatakan, penugasan pendampingan langsung dari BNPB atas instruksi Kepala BNPB.

"Pak Kepala BNPB menginstruksikan kami meninjau langsung ke lapangan, pertama dalam melakukan pendampingan," kata Pemimpin Tim, Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, Yustam Syahril. "Selain itu, melihat infrastruktur yang terdampak apakah itu mengganggu kehidupan ataupun penghidupan."

Terkait bantuan kebutuhan dasar, Yustam menyebut BNPB telah menyalurkan sebagian bantuan dan masih ada kiriman lanjutan yang sedang dalam perjalanan menuju Tanah Datar. "Insyaallah malam ini sudah sampai di Kabupaten Tanah Datar," ujarnya.

Yustam meminta Pemkab Tanah Datar menyampaikan secara rinci kebutuhan dan kendala yang dihadapi di lapangan agar dapat diteruskan ke pimpinan BNPB. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan penanganan infrastruktur yang rusak dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

"Hasil peninjauan di lapangan akan kami sampaikan kepada pimpinan BNPB. Kami juga minta kepada Bapak Bupati agar menyampaikan kendala di lapangan seperti apa," ujar Yustam.

Bencana alam yang melanda Kabupaten Tanah Datar pada Selasa lalu mengakibatkan tujuh kecamatan terdampak cukup parah, yakni Kecamatan Lintau Buo Utara, Lintau Buo, Padang Ganting, Salimpauh, Sungai Tarab, Tanjung Baru dan Tanjung Emas. Pemkab Tanah Datar telah mendirikan posko darurat di Kecamatan Lintau Buo dan Kecamatan Tanjung Emas untuk memudahkan koordinasi penanganan di lapangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....