Dishub Padang Siapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas Baru di Kawasan Pasar Raya

  • 15 Mei 2026 10:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Perhubungan Kota Padang menyiapkan rekayasa arus lalu lintas baru di kawasan Pasar Raya menyusul rencana pembangunan kawasan Air Mancur. Rekayasa tersebut akan diterapkan untuk mengatur sirkulasi kendaraan selama proses pembangunan berlangsung hingga setelah proyek selesai dikerjakan.

Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, dalam Halo RRI pada Jumat 15 Mei 2026. Menurutnya, perubahan arus lalu lintas diperlukan karena pembangunan akan memengaruhi aktivitas kendaraan di kawasan pusat perdagangan tersebut.

“Dalam bulan depan akan dilakukan pembangunan kawasan Air Mancur. Nanti akan ada rekayasa lalu lintas baru di kawasan Pasar Raya,” ujar Yudi

Yudi menjelaskan rekayasa lalu lintas yang diterapkan saat masa pembangunan nantinya akan berbeda dengan pola arus kendaraan setelah pembangunan selesai. Dishub Padang saat ini masih melakukan kajian teknis agar pengaturan lalu lintas tidak menimbulkan titik kemacetan baru di kawasan sekitar.

Menurutnya, selama proses pembangunan akan ada aktivitas kendaraan proyek, alat berat, serta distribusi material yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Karena itu, Dishub akan melakukan pengalihan jalur di beberapa titik yang terdampak pengerjaan proyek .

“Nanti akan ada pengalihan arus lalu lintas akibat pembangunan itu. Jadi memang akan ada pengaturan baru yang sedang kami kaji,” ujarnya.

Selain pengaturan arus kendaraan, Dishub Padang juga akan melakukan penyesuaian jalur angkutan kota di kawasan Pasar Raya. Penataan dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun proses pembangunan berlangsung.

Yudi menambahkan setelah pembangunan selesai, Dishub kembali akan menerapkan rekayasa lalu lintas baru yang disesuaikan dengan kondisi kawasan Air Mancur yang telah dibangun. Rekayasa tersebut juga akan dibarengi dengan penyesuaian rambu-rambu lalu lintas di lokasi.

“Setelah pembangunan selesai tentu akan ada rekayasa lalu lintas baru lagi, termasuk penataan jalur angkutan kota dan pemasangan rambu-rambu,” katanya.

Sebelumnya, pendengar Halo RRI bernama Ajo menyampaikan keluhan terkait minimnya rambu-rambu lalu lintas di kawasan Pasar Raya. Ia menilai kondisi tersebut sering memicu kebingungan pengendara dan berpotensi menyebabkan kemacetan maupun konflik antar pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....