Mahyeldi Pantau Kondisi Warga Sumbar di Timur Tengah: Jadi Perhatian Pemerintah

  • 03 Mar 2026 00:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Ketegangan tersebut berdampak pada aktivitas penerbangan internasional dan memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga Indonesia di kawasan tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait kemungkinan adanya warga Sumbar yang sedang berada di kawasan Timur Tengah. Menurut Mahyeldi, cukup banyak warga Indonesia, termasuk dari Sumatera Barat, yang berada di luar negeri untuk berbagai keperluan seperti studi, ibadah umrah, maupun aktivitas lainnya.

“Kalau pemuda, mahasiswa, mahasiswa kita pasti banyak," ungkap Gubernur saat ditemui setelah pembukaan ajang Bintang Qur’an TVRI Sumbar di Padang, Senin 2 Maret 2026. "Sekarang ini kan saat tidak bisa terbang, termasuk juga yang masuk haji dan umrah, berarti sekarang ini banyak warga kita termasuk juga Sumatera Barat yang sedang umrah dan kemudian juga sekarang ini berada di Arab Saudi tentunya."

Ia mengatakan, untuk sementara pendataan secara rinci masih belum dilakukan. Namun demikian, pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kondisi dan keamanan warga Sumbar di luar negeri.

“Kemudian kita akan berkoordinasi dengan pusat, yang jelas tentunya ini harus dilakukan dan segera dipastikan,” katanya. Dan kemudian juga keamanan mereka juga harus diberikan jaminan oleh pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahyeldi menyayangkan terjadinya eskalasi konflik yang menurutnya tidak diharapkan oleh masyarakat dunia. Ia berharap Pemerintah Republik Indonesia dapat mengambil peran dalam mendorong terciptanya situasi yang kondusif di tingkat global.

“Kita berharap kepada Pak Presiden Pemerintah Republik Indonesia menjadi terdepan dalam rangka untuk menghadirkan situasi yang kondusif. Karena memang kemarin kita telah bergabung di Board of Peace, kita harapkan dapat mengambil peran dalam proses perdamaian,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar Indonesia menunjukkan sikap politik luar negeri bebas aktif dalam merespons konflik tersebut. “Saya kira ini saatnya Indonesia tampil, menunjukkan bebas aktif kita, dan kemudian sikap peduli terhadap kedamaian dunia,” kata Mahyeldi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....