Mengenal Ikan Salai, Oleh-Oleh Khas Natuna

  • 29 Des 2025 22:29 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Ikan salai menjadi salah satu komoditas unggulan sekaligus oleh-oleh favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Natuna. Produk olahan ikan ini memiliki cita rasa khas yang berasal dari proses pengasapan tradisional yang memakan waktu hampir seharian penuh.

Ikan yang digunakan umumnya adalah ikan tongkol yang dikenal masyarakat setempat sebagai ikan simbe, serta ikan tuna segar. Ikan dibersihkan, dibelah, lalu disusun di atas panggangan besar sebelum melalui proses pengasapan. Kayu bakar khusus maupun tempurung kelapa dipilih untuk menghasilkan aroma asap yang kuat serta memberikan warna cokelat kemerahan yang menggugah selera.

Selama proses pengasapan, kadar air dalam daging ikan menurun drastis sehingga membuat ikan salai lebih awet tanpa tambahan bahan pengawet kimia. Teksturnya pun menjadi ciri khas tersendiri. Berbeda dengan ikan salai dari daerah lain yang cenderung masih agak basah, ikan salai Natuna memiliki bagian luar yang kering, sementara daging di bagian dalam tetap padat dan gurih. Aroma asap meresap hingga ke serat daging sehingga menciptakan rasa “smoky” yang kuat.

Tidak hanya dinikmati langsung, ikan salai Natuna juga mudah diolah menjadi beragam menu masakan. Masyarakat setempat biasa menyajikannya sebagai gulai santan kuning yang kental, ditumis bersama sambal merah pedas setelah disuwir, atau dijadikan isian berbagai camilan khas seperti kernas dan tabel mando.

Ketahanan produk ini menjadi keunggulan lain yang menjadikannya populer sebagai buah tangan. Proses pengasapan panjang membuat ikan salai mampu bertahan selama beberapa hari pada suhu ruang, sehingga aman dibawa dalam perjalanan jauh keluar pulau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....