Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Gelar Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis

  • 18 Sep 2026 01:06 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Dalam rangka mempercepat penanggulangan dan mendukung target eliminasi Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Pesisir Selatan, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan bersama Puskesmas Air Haji melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026 tersebut bertempat di Kantor Wali Nagari Air Haji Punggasan, Kecamatan.Linggo Sari Baganti dan diikuti oleh sebanyak 100 orang masyarakat Nagari Air Haji Punggasan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan penemuan kasus Tuberkulosis secara aktif melalui kegiatan tracing terhadap kontak serumah dan kontak erat kasus TB yang telah ternotifikasi dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

"Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati; semakin cepat diobati, semakin cepat pula rantai penularan TB dapat diputus. Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Bersama, Wujudkan Pesisir Selatan Bebas Tuberkulosis, " ucapnya.

Melalui integrasi ACF TB dengan CKG, masyarakat yang memiliki faktor risiko dapat lebih mudah dijangkau, didata, diberikan edukasi, dilakukan skrining, serta mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk penegakan diagnosis.

Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil pemeriksaan, akan ditindaklanjuti dengan pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) atau Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sesuai ketentuan dan hasil pemeriksaan.

Selain kontak serumah dan kontak erat kasus TB, kegiatan skrining juga menyasar kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi, antara lain penyandang Diabetes Melitus (DM), orang dengan HIV, masyarakat dengan kondisi kurang gizi, perokok, kelompok lanjut usia, serta kelompok berisiko lainnya.

Kegiatan ACF TB terintegrasi CKG ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penemuan kasus secara dini, tetapi juga memperluas manfaat layanan CKG bagi masyarakat. Integrasi tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap kegiatan tracing, memberikan pemahaman yang benar mengenai Tuberkulosis, serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB.

Dengan semakin banyak kasus yang ditemukan dan ditangani secara tepat, diharapkan rantai penularan Tuberkulosis dapat diputus lebih cepat, terutama di lingkungan rumah tangga dan komunitas, sehingga upaya menuju eliminasi TB di Kabupaten Pesisir Selatan dapat terus diperkuat.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas beserta tenaga kesehatan ,kader kesehatan,serta wali nagari hadir dalam kegiatan ini. memberikan sambutan untuk meningkatkan semangat masyarakat, beluai juga selaku narasumber Deri zarwita, SKM.M Kes dalam kegiatan ini.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama antara Dinas Kesehatan PPKB , puskesmas pemerintah nagari dan masyarakat dalam memperkuat deteksi dini Tuberkulosis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....