Fakultas Kedokteran Unand Dorong Kesetaraan Layanan Kesehatan Perempuan

  • 09 Sep 2026 09:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID,.Padang - Kesehatan perempuan yang terdiri fisik, mental, dan sosial menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kesetaraan pelayanan kesehatan. Hal tersebut menjadi perhatian dalam Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) yang mendorong penguatan layanan kesehatan secara menyeluruh di Convention Hall Unand, Senin, 7 September 2026.

Dekan FK Unand, Dr. dr. Sukri Rahman mengatakan, peningkatan kualitas kesehatan perempuan perlu didukung dengan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pendekatan terhadap kesehatan mental dan sosial juga dinilai penting agar perempuan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang setara dan berkelanjutan.

Dekan FK Unand menyampaikan bahwa perkembangan ilmu kedokteran harus tetap menempatkan kebutuhan dan keselamatan pasien sebagai perhatian utama. Menurutnya, kemajuan teknologi kesehatan perlu berjalan seiring dengan penguatan empati dan kemampuan tenaga medis dalam memahami kondisi pasien.

Dies Natalis ke-71 FK Unamd juga menghadirkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, untuk memberikan kuliah umum. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Transformasi Kedokteran di Era Artificial Intelligence: Menjaga Nalar, Merawat Nurani.”

Prof. Ari Fahrial Syam menekankan pemanfaatan artificial intelligence dalam dunia kedokteran perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis tenaga medis. Teknologi, harus menjadi alat pendukung pengambilan keputusan dan tidak menggantikan pertimbangan serta tanggung jawab dokter terhadap pasien.

Ia berpesan FK Unand menjadikan moment Dies Natalis ke-71 sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan dan penelitian kedokteran yang mengikuti perkembangan teknologi. Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan modern yang tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat.

"Melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan pelayanan, FK Unand berupaya mencetak tenaga kesehatan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kedokteran. Di tengah penggunaan kecerdasan buatan yang semakin luas. Untuk itu pentingnya menjaga nalar, empati, dan nurani dalam memberikan pelayanan kepada pasien," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....