Mitigasi Kesehatan saat Kualitas Udara Memburuk

  • 30 Agt 2026 16:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Beberapa waktu belakangan kualitas udara di Kota Padang dan beberapa daerah di Sumatera Barat berada pada kondisi yang kurang baik. Hal ini merupakan akibat kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai tempat di tanah air.

Kondisi ini perlu di waspadai karena kualitas udara berpengaruh pada kesehatan kita. Hal ini seperti disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Padang Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp. BTKV, Subsp. VE(k),FIATCVS saat menjadi narasumber dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Padang hari Jumat 28 Agustus 2026.

“Ketika partikel yang dikandung oleh udara itu banyak apalagi lebih halus, maka ini sangat bisa mencapai area paru-paru yang lebih sempit maka otomatis akan terjadi penyumbatan, akan terjadi reaksi “, kata dr Riendra. Lebih jauh dokter Riendra mengatakan kondisi saat ini timbulnya gangguan udara yang terjadi karena kebakaran hutan dan lahan tentu banyak zat karbon dan ini berpengaruh sekali pada kesehatan kita seperti terjadinya gangguan pernapasan.

Ada kelompok-kelompok yang cukup rentan dan perlu diperhatikan ketika kualitas udara tidak bagus seperti anak-anak dan lansia. Dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik maka sangat di anjurkan untuk kelompok rentan agar membatasi kegiatan di luar ruangan.

Dalam menyikapi kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap maka diperlukan juga upaya pencegahan. Salah satunya adalah dengan membersihkan udara di rumah dengan pembersih udara serta menggunakan masker ketika keluar rumah.

Namun selain upaya pencegahan yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan saat kabut asap, maka langkah penting yang juga harus dilakukan menurut dokter Riendra adalah mengatasi dari sumber masalahnya. Dan ini merupakan tugas pemerintah atau pihak yang berwenang.

Upaya menjaga kesehatan ditengah kondisi udara yang kurang sehat juga dapat dilakukan dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Asupan gizi menjadi hal yang penting karena semuanya terkait dengan imunitas atau daya tahan tubuh dalam perubahan kondisi lingkungan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....