Bupati Pasaman Komitmen Wujudkan Daerah Bebas Buang Air Besar Sembarangan
- 29 Jul 2026 07:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Lubuk Sikaping – Bupati Pasaman, Welly Suhery, membuka Rapat Pleno Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) tingkat Kabupaten Pasaman di Kantor Bupati Pasaman, Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat komitmen dalam pemenuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Welly Suhery menegaskan keberhasilan program ODF tidak hanya diukur dari tersedianya sarana sanitasi, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, perubahan perilaku menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
"Keberhasilan ODF adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mencegah stunting, dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasaman. Perubahan perilaku merupakan fondasi paling mendasar yang harus kita jaga bersama," ujar Welly.
Menghadapi tantangan wilayah Pasaman yang luas, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi lintas sektor. Ia juga mengapresiasi pendampingan yang diberikan Dinas Kesehatan dan Tim Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung percepatan pencapaian target ODF.
Welly menginstruksikan camat, wali nagari, dan kepala puskesmas untuk meningkatkan pengawasan serta memastikan data sanitasi di setiap wilayah diperbarui secara akurat. Selain itu, organisasi perempuan seperti TP-PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan menjadi motor penggerak edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.
Ia juga meminta BAZNAS Kabupaten Pasaman memperluas bantuan penyediaan sarana sanitasi bagi masyarakat kurang mampu agar tidak ada warga yang tertinggal. Tokoh agama dan tokoh masyarakat pun diharapkan terus menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya kebersihan dan sanitasi dalam setiap kegiatan pembinaan kepada masyarakat.
Rapat pleno tersebut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Parulian, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat bersama Tim STBM, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, kepala organisasi perangkat daerah, camat, wali nagari, Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman, kepala puskesmas se-Kabupaten Pasaman, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis target daerah bebas buang air besar sembarangan dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pihak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....