Tips Mempertahankan Produksi ASI agar Tetap Melimpah
- 17 Jul 2026 09:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan. Karena itu, banyak ibu menyusui berupaya menjaga produksi ASI agar tetap lancar dan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.
Salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan produksi ASI adalah menyusui sesering mungkin sesuai kebutuhan bayi atau on demand. Semakin sering payudara dikosongkan melalui proses menyusui atau memompa ASI, semakin besar rangsangan bagi tubuh untuk memproduksi ASI.
| Baca juga: Kopi ternyata Bisa Menyehatkan Usus dan Otak |
Bagi ibu yang telah kembali bekerja, menjaga jadwal memompa ASI (pumping) secara rutin sangat penting untuk mempertahankan produksi ASI. Ibu dianjurkan melakukan pumping setiap tiga hingga empat jam atau mengikuti jadwal menyusu bayi agar payudara tetap terstimulasi dan persediaan ASI perah tetap tercukupi.
Selain rutin menyusui, ibu juga perlu mencukupi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Asupan yang mengandung protein, sayuran hijau, buah-buahan, serta biji-bijian dapat membantu menjaga kesehatan ibu selama masa menyusui.
| Baca juga: Ngopi saat Berbuka Selama Ramadhan |
Istirahat yang cukup juga berperan penting dalam menjaga produksi ASI. Meskipun merawat bayi sering kali membuat waktu istirahat berkurang, ibu dapat memanfaatkan waktu tidur bayi untuk beristirahat agar kondisi tubuh tetap prima.
Mengelola stres juga tidak kalah penting karena kondisi emosional dapat memengaruhi kelancaran proses menyusui. Dukungan dari pasangan, keluarga, dan lingkungan dapat membantu ibu merasa lebih tenang, nyaman, serta percaya diri selama menyusui.
Apabila produksi ASI dirasa berkurang atau muncul kesulitan selama menyusui, ibu disarankan berkonsultasi dengan dokter, bidan, atau konselor laktasi. Dengan pola menyusui yang tepat, gaya hidup sehat, serta dukungan dari orang-orang terdekat, produksi ASI dapat tetap terjaga sehingga kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....