PMI Pasaman Barat Susun Kepengurusan Baru

  • 04 Jun 2026 06:28 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat mulai menyusun kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 pasca digelarnya Musyawarah Kabupaten (Muskab) V PMI Pasaman Barat. Pembentukan kepengurusan dilakukan sepanjang Juni 2026, untuk mempersiapkan pelaksanaan program-program kemanusiaan di daerah tersebut.

Kepala Markas PMI Kabupaten Pasaman Barat, Rida Warsa, mengatakan proses pembentukan kepengurusan baru dilakukan setelah terpilihnya M. Ihpan sebagai Ketua PMI Pasaman Barat periode 2026–2031. Bersama tim formatur, M. Ihpan akan menyusun struktur organisasi yang akan memimpin PMI Pasaman Barat selama lima tahun ke depan.

Menurut Rida, penyusunan kepengurusan dilakukan untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan kemanusiaan PMI tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Selain itu, kepengurusan baru diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan PMI, tidak hanya di Pasaman Barat, tetapi juga bagi warga Pasaman Barat yang berada di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Ia menjelaskan, tim formatur terdiri atas lima orang yang mewakili unsur PMI Provinsi Sumatera Barat, pengurus PMI kabupaten demisioner, PMI kecamatan, relawan, serta Ketua PMI terpilih. Tim tersebut bertugas menyusun dan menetapkan susunan pengurus yang akan mengisi berbagai bidang sesuai kebutuhan organisasi.

Rida menyebutkan, struktur kepengurusan yang sedang disusun terdiri atas 15 pengurus inti dan lima anggota Dewan Kehormatan, sehingga total berjumlah 20 orang. Penetapan nama-nama pengurus akan dilakukan melalui rapat tim formatur yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Rida mengatakan, Ketua PMI Pasaman Barat terpilih, M. Ihpan, berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan capaian PMI Pasaman Barat yang saat ini menjadi salah satu PMI terbaik di Sumatera Barat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk terus memajukan organisasi agar semakin dicintai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Beliau juga berkomitmen memperluas pelayanan PMI, tidak hanya bagi masyarakat Pasaman Barat di daerah asal, tetapi juga membantu warga Pasaman Barat yang menjalani perawatan atau dirujuk ke rumah sakit di Padang dan Bukittinggi. Ke depan diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih kuat dengan PMI Kota Padang dan PMI Kota Bukittinggi, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan perusahaan, untuk mewujudkan Pasaman Barat sebagai kabupaten tangguh bencana," ucapnya, Rabu, 3 Juni 2026.

Rida menambahkan, setelah susunan kepengurusan selesai dibentuk, hasilnya akan dilaporkan kepada PMI Provinsi Sumatera Barat untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK). Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pelantikan pengurus PMI Pasaman Barat masa bakti 2026–2031 akan dilaksanakan pada Juli 2026 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....