RSUP M. Djamil Gelar Donor Darah di CFD Padang

  • 15 Jun 2026 06:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang menggelar aksi donor darah massal dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) di kawasan Car Free Day Kota Padang, Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang dan juga diisi pemeriksaan gula darah gratis dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan melalui Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah sukarela. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang memadati lokasi sejak pagi untuk mendonorkan darah dan memeriksakan kondisi kesehatannya.

Pelaksanaan kegiatan turut ditinjau Direktur Medik dan Keperawatan RSUP M. Djamil Padang, dr. Bestari Jaka Budiman. Kehadiran manajemen rumah sakit menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemenuhan kebutuhan darah sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Kepala UPDRS RSUP Dr. M. Djamil Padang, dr. Zelly Dia Rofinda mengatakan, peringatan Hari Donor Darah Sedunia menjadi moment untuk mengajak masyarakat lebih aktif mendonorkan darah secara rutin. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki peran penting dalam membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi.

“Pemenuhan kebutuhan darah di rumah sakit rujukan seperti RSUP Dr. M. Djamil membutuhkan dukungan berkelanjutan dari masyarakat. UPDRS berperan memastikan darah yang tersedia telah melalui proses skrining yang ketat sehingga aman dan siap digunakan untuk pelayanan pasien,” ucapnya.

Ia menjelaskan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor. Selain membantu menjaga kesehatan jantung dan merangsang pembentukan sel darah baru, donor darah juga dapat menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghilangkan rasa takut masyarakat untuk menjadi pendonor, karena proses donor dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan peralatan yang aman dan higienis. Kami berharap budaya donor darah sukarela terus tumbuh dan menjadi kebiasaan sehat masyarakat guna menjaga ketersediaan stok darah yang aman dan berkualitas,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....