Sebanyak 30 Anak Ikuti Operasi Jantung Gratis RSUP M.Djamil Padang

  • 24 Jul 2026 15:47 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr. M. Djamil Padang menerima kunjungan delegasi King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) dan Muslim World League (MWL) dalam rangka Misi Kemanusiaan Bedah Jantung Anak, Jumat, 24 Juli 2026. Program ini menjadi langkah memperkuat layanan bedah jantung anak sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Sumatera Barat.

Program Misi Kemanusiaan Bedah Jantung Anak dan proctorship berlangsung pada 24 hingga 31 Juli 2026 di RS M. Djamil Padang. Kegiatan ini menghadirkan operasi bagi anak dengan kelainan jantung bawaan sekaligus menjadi sarana alih ilmu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dan penguatan kerja sama internasional di bidang kardiovaskular.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, dr. Dovy Djanas mengatakan kehadiran tim medis KSrelief dan MWL menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Sumatera Bagian Tengah. Program tersebut juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat melalui pelayanan bedah jantung berstandar internasional.

"Program bakti sosial dan proctorship ini tidak hanya menjadi wadah alih pengetahuan, keterampilan, dan teknologi kardiovaskular bagi tim dokter kami, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dukungan bahan medis habis pakai dan peralatan kesehatan dari KSrelief serta MWL akan semakin memperkuat kapasitas pelayanan jantung di RS M. Djamil sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim KSrelief, Prof. Zuhair Al-Halis, menyebutkan kerja sama dengan RS M. Djamil merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi anak-anak yang membutuhkan operasi jantung. Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang dioperasi, tetapi juga dari peningkatan kemampuan tenaga medis lokal.

"Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan RS M. Djamil dan tenaga kesehatan di Indonesia. Tujuan kami bukan hanya melakukan operasi, tetapi juga berbagi pengalaman dan keterampilan agar pelayanan bedah jantung anak terus berkembang serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.

Disamping itu, Ketua Tim Pelaksanaan Alih Iptekdok KSrelief RS M. Djamil, dr. Ardiansyah menjelaskan lebih dari 30 pasien anak telah dipersiapkan mengikuti rangkaian operasi selama 24 hingga 31 Juli 2026. Seluruh pasien telah melalui seleksi multidisiplin berdasarkan indikasi medis, tingkat urgensi, kesiapan klinis, dan standar keselamatan pasien sehingga pelaksanaan program diharapkan berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....