Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Pemulihan Korban Narkoba

  • 15 Jun 2026 01:46 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Berbagai program pencegahan terus dikembangkan untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika, salah satunya melalui Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Program tersebut menjadi salah satu topik pembahasan dalam Spada The Explorer di RRI Pro 2 Padang. Hadir sebagai narasumber, Konselor Adiksi Ahli Muda BNN Kota Padang, Mailisafitri, serta Sherly yang merupakan Agen Pemulihan dari Kelurahan Berok Nipah, Kota Padang.

Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) merupakan program yang dikembangkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, mengenali tanda-tanda penyalahgunaan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung proses pemulihan korban.

Menurut narasumber, penanganan masalah narkoba tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Keluarga, tokoh masyarakat, pemuda, serta lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam mendeteksi dan membantu korban penyalahgunaan narkoba.

Dalam pelaksanaannya, IBM melibatkan masyarakat yang dipilih dari wilayah masing-masing untuk menjadi Agen Pemulihan. Setiap wilayah umumnya memiliki lima Agen Pemulihan yang mendapatkan pelatihan khusus sebelum terjun langsung ke lapangan.

Agen Pemulihan bertugas melakukan deteksi dini, memberikan pendampingan, serta membantu proses pemulihan korban penyalahgunaan narkoba. Mereka juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah setempat, tenaga pendidik, dan keluarga korban.

Pelaksanaan IBM diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba dan mekanisme program. Setelah itu dilakukan pembentukan Agen Pemulihan yang kemudian menjalankan pendampingan terhadap individu yang membutuhkan bantuan.

Apabila korban masih berada pada tahap awal penyalahgunaan, Agen Pemulihan dapat melakukan pendampingan di lingkungan masyarakat. Namun, jika kondisi sudah memasuki tahap adiksi, maka penanganan akan dilanjutkan ke BNN untuk menjalani proses rehabilitasi yang lebih komprehensif.

Selain mendampingi korban, IBM juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penyalahguna narkoba yang sedang menjalani pemulihan. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar dinilai menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempercepat proses pemulihan korban.

Kehadiran IBM turut mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang selama ini dijalankan pemerintah. Melalui keterlibatan masyarakat secara langsung, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus memutus rantai penyalahgunaan narkoba sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....