Puluhan Ribu Warga Akses BPJS Gratis dari Pemko Padang

  • 25 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Puluhan ribu warga telah mendapatkan kepastian jaminan pengobatan melalui program BPJS Kesehatan Gratis yang dibiayai Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, menyebutkan hingga Mei 2026 sebanyak 53.264 warga Kota Padang telah aktif terlayani dan mengantongi kepesertaan BPJS Kesehatan Gratis.

Menurutnya, capaian tersebut didukung komitmen anggaran yang kuat melalui APBD Kota Padang 2026. Pemerintah kota mengalokasikan Rp36,2 miliar untuk pembiayaan BPJS gratis dari total dukungan anggaran kesehatan daerah yang mencapai Rp64,4 miliar.

“Komitmen anggaran ini adalah bukti nyata negara. Khususnya Pemko Padang, hadir untuk memberikan kepastian perlindungan finansial agar seluruh penduduk dapat mengakses layanan kesehatan yang komprehensif,” katanya, Senin, 25 Mei 2026.

Besarnya dukungan anggaran tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi upaya mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata di Kota Padang. Pemko, kata Srikurnia, tidak hanya fokus pada perluasan jumlah peserta, tetapi juga memastikan keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan Kota Padang akan terus memperluas cakupan kepesertaan karena kapasitas yang disiapkan pemerintah daerah masih tersedia. “Sesuai arahan Wali Kota Padang, kita ingin menjamin ketersediaan akses pengobatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Untuk mempercepat serapan kuota yang belum terisi, Dinas Kesehatan kini menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan melakukan penyisiran serta validasi data warga secara dinamis. Langkah tersebut dilakukan agar sisa kuota BPJS gratis dapat dialokasikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain ditopang APBD, jaminan kesehatan masyarakat Kota Padang juga diperkuat melalui skema pembiayaan lain. Program Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato (JKSS), misalnya, hingga Mei 2026 telah mencakup 58.795 jiwa dari total kuota 62.977 peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....