Festival Literasi Pasbar Bekali Generasi Hadapi Tantangan Digital
- 16 Sep 2026 14:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menekankan pentingnya kemampuan generasi muda memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Penguatan kemampuan tersebut menjadi salah satu fokus Festival Literasi Tingkat Kabupaten Pasaman Barat 2026 yang digelar di Padang Tujuh, Selasa, 15 September 2026.
Wakil Bupati Pasbar, M. Ihpan mengatakan, literasi saat ini tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis. Masyarakat, terutama generasi muda, harus mampu memahami informasi, berpikir kritis, menyampaikan gagasan dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar.
“Literasi harus mendorong kita dari sekadar tahu menjadi paham, dari sekadar percaya menjadi mampu memverifikasi, serta bijak melihat peluang dan mempertimbangkan risiko,” ucapnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan menyebarkan informasi dalam waktu singkat. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan memilah informasi sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menciptakan karya, inovasi dan peluang yang produktif.
M. Ihpan menilai kemampuan literasi menjadi salah satu modal menghadapi perubahan di era digital, sehingga generasi muda tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong budaya literasi terus berkembang melalui keluarga, sekolah, perpustakaan dan komunitas masyarakat.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto mengatakan, pembentukan kebiasaan literasi harus dimulai dari keluarga sebelum diperkuat melalui lingkungan sekolah dan masyarakat. Orang tua dinilai memiliki peran penting mengenalkan buku, pengetahuan dan kebiasaan belajar kepada anak sejak dini.
“Budaya literasi harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran penting mengenalkan anak pada buku, cerita, pengetahuan, serta membangun kebiasaan belajar sejak dini. Literasi adalah gerakan bersama,” ujarnya.
Ny. Sifrowati Yulianto menyampaikan Festival Literasi Pasaman Barat 2026 mengusung tema “Dari Literasi Mencapai Prestasi dan Pengetahuan Wujudkan Pasaman Barat Sejahtera”. Kegiatan tersebut sekaligus mendorong penguatan literasi karakter dan budaya serta pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar yang aktif untuk melahirkan penulis dan pegiat literasi muda di Pasaman Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....