Wako Payakumbuh Cek Langsung Kesiapan Salat Idulfitri

  • 18 Mar 2026 21:09 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Balai Kota Payakumbuh. Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, saat meninjau lokasi mengatakan, ingin agar perantau nyaman saat menunaikan ibadah salat Idulfitri nanti. “Kami ingin memastikan nanti masyarakat serta perantau nyaman saat salat Id di kantor wali kota,” katanya, Rabu, 18 Maret 2026.

Zulmaeta mengatakan, saat meninjau langsung kesiapan lapangan, tampak petugas kebersihan mulai menata taman dan merapikan lingkungan sekitar. “Di sisi lain, personel pemadam kebakaran menyemprotkan air menggunakan water cannon untuk membersihkan area utama yang akan digunakan jamaah,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemko Payakumbuh juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung guna menunjang kelancaran ibadah. “Petugas kesehatan lengkap dengan dokter akan disiagakan di lokasi. Selain itu, ketersediaan air bersih untuk berwudu serta toilet portabel turut disiapkan bagi masyarakat,” kata Zulmaeta.

Ia mengajak seluruh warga Payakumbuh dan daerah sekitar untuk bersama-sama melaksanakan Salat Idulfitri di halaman Balai Kota sebagai momentum mempererat silaturahmi. "Kami mengimbau masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya, mari bersama-sama kita salat Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Balai Kota," ujarnya.

Zulmaeta menambahkan, pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini akan menghadirkan imam dan khatib dari luar daerah. Untuk imam akan dipimpin oleh Syaikh Sa’ad Bin Yaslam Khanbary, Lc., M.A dari Pekanbaru, sementara khatib akan disampaikan oleh Dr. H. Zulfikar dari Jakarta yang juga merupakan tenaga ahli DPR RI serta dosen Universitas Mercubuana. “Kehadiran tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat menambah kekhusyukan dan kualitas pelaksanaan ibadah bagi masyarakat,” katanya.

Diketahui, Syaikh Sa’ad Bin Yaslam Khanbary dikenal sebagai pakar Al-Qur’an dan qiraat asal Yaman yang memiliki sanad keilmuan bersambung hingga Rasulullah SAW serta diakui secara internasional. Ia mengantongi ijazah 10 qiraat (al-qiraat al-‘Asyr) dan aktif mengajar tahfidz serta tajwid dengan metode yang ketat di berbagai lembaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....