Lima Jemaah Haji Debarkasi Padang Masih Dirawat di Arab Saudi

  • 28 Jun 2026 05:59 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak dua diantara 7 jemaah haji asal Debarkasi Padang yang sempat tertahan di Arab Saudi karena kondisi kesehatan, telah tiba di Ranah Minang pada Selasa 23 Juni 2026 lalu. Dengan kepulangan dua jemaah tersebut, masih terdapat lima jemaah haji Debarkasi Padang yang saat ini menjalani perawatan di Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatra Barat (Sumbar) M. Rifki mengatakan, meski pemulangan jemaah haji asal ranah minang di Bandara Internasional Minangkabau telah ditutup setibanya Kloter 14 pada 20 Juni 2026 lalu, namun proses pemulangan jemaah haji lainnya masih tetap berjalan. “Kami pastikan, meski operasional pemulangan haji Indonesia sampai 1 Juli 2026 nanti resmi ditutup, sementara lima orang jemaah haji Sumbar masih belum dinyatakan laik dipulangkan, mereka akan dipulangkan dengan skema penerbangan reguler oleh pemerintah,” ujarnya, Sabtu, 27 Juni 2026.

Menurutnya, baru-baru ini mendapat laporan dari petugas kesehatan dan Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi, salah satu dari lima orang jemaah haji dimaksud batal berangkat ke tanah air. “Kemarin kami mendapat informasi, salah satu jemaah haji yang sempat dirawat sudah tiba di Jeddah, namun karena masalah kesehatan, membuatnya batal berangkat,” kata M. Rifki.

Sementara kedua jemaah haji Sumbar yang sempat dirawat di tanah suci telah tiba di Bandara BIM melalui penerbangan lanjutan dari Jakarta setelah dipulangkan ke Indonesia bersama jemaah haji Debarkasi Banten Kloter JKB-15. “Kedua orang jemaah dimaksud yakni, Jasri Abdullah Maran, berusia 76 tahun, asal Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Syaifuddin Wirdas Tompek, berusia 60 tahun. Mereka tiba di Sumatra Barat pada Selasa 23 Juni 2026,” kata M. Rifki.

Rifki menjelaskan, Kementerian Haji dan Umrah terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah yang masih dirawat melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi. Selain memantau perkembangan kesehatan lima jemaah haji dimaksud, pemerintah juga memastikan pendampingan dan perawatan akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah Debarkasi Padang yang masih dirawat dapat kembali ke Ranah Minang dan berkumpul bersama keluarga.

Sebelumnya, Debarkasi Padang telah memfasilitasi kepulangan sebanyak 5.357 jemaah dari total 5.374 orang yang diberangkatkan pada musim haji 1447 H/2026 M. Pemerintah tetap memberikan pendampingan hingga jemaah dinyatakan sehat dan dapat dipulangkan ke Tanah Air, meski operasional haji telah berakhir.

Rifki mengimbau keluarga jemaah agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, seluruh perkembangan kondisi kesehatan maupun jadwal kepulangan lima jemaah tersebut akan terus disampaikan secara berkala melalui koordinasi antara Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, petugas kesehatan, serta Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....