Kemenhaj Sumbar: Dua Jemaah Haji Sakit Sudah Pulang, Satu Lagi Segera Menyusul
- 25 Jun 2026 00:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Dua jemaah haji asal Sumatera Barat yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di Arab Saudi telah kembali ke Tanah Air dan kini berada di rumah masing-masing. Kedua jemaah tersebut adalah Jasri Abdullah Maran (76) asal Kabupaten Lima Puluh Kota dan Syaifuddin Wirdas Tompek (60) yang dipulangkan melalui penerbangan lanjutan dari Jakarta menuju Padang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan kedua jemaah tersebut sempat tertunda kepulangannya karena harus menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
"Kemarin itu kita menerima kedatangan jemaah haji yang sebelumnya sakit di Arab Saudi dan mendapat perawatan intensif. Alhamdulillah kemarin itu dalam dua penerbangan sudah kembali ke Sumatera Barat atau ke Tanah Air," ujar Rifki, Rabu 24 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kedua jemaah dipulangkan dari Arab Saudi menggunakan pesawat jemaah haji melalui Embarkasi Banten atau Kloter JKB. Setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, keduanya melanjutkan perjalanan ke Padang menggunakan penerbangan domestik Garuda Indonesia.
"Keberangkatan mereka dari Arab Saudi menggunakan pesawat jemaah haji dari JKB, yaitu Embarkasi Banten. Jadi mendarat di Soekarno-Hatta, lalu kemudian dibawa ke Sumatera Barat atau ke Padang menggunakan maskapai domestik, yaitu Garuda," katanya.
Menurut Rifki, pihaknya juga memperoleh informasi bahwa hari Kamis 25 Juni 2026 satu jemaah haji asal Sumbar lainnya dijadwalkan akan tiba di Sumbar. Nama jemaah tersebut telah masuk dalam manifes penerbangan dan direncanakan berangkat melalui debarkasi Jakarta sebelum diterbangkan ke Padang.
" insyaallah kita dapat informasi juga akan pulang satu jemaah lagi. Manifestnya sudah terdaftar dan mudah-mudahan tidak ada halangan. Mereka akan diberangkatkan ke Indonesia melalui debarkasi Jakarta dan diterbangkan nanti ke Padang, Sumatera Barat," jelasnya.
Rifki menambahkan, setelah satu jemaah tersebut dipulangkan, masih terdapat empat jemaah haji asal Sumatera Barat yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Kemenhaj Sumbar terus berkoordinasi dengan petugas haji Indonesia dan otoritas kesehatan setempat untuk memantau perkembangan kondisi para jemaah tersebut serta memastikan mereka mendapatkan pelayanan medis yang optimal hingga dinyatakan layak kembali ke Indonesia. Apabila hingga berakhirnya masa operasional penerbangan haji pada 1 Juli mendatang kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk terbang, pemerintah akan menyiapkan mekanisme pemulangan khusus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....