Jemaah Umrah Perdana dari Sumbar Berangkat dengan Pesawat Haji Garuda, Biaya Lebih

  • 15 Jun 2026 16:23 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mendorong terwujudnya ekosistem ekonomi haji dan umrah yang lebih efisien dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu langkah yang segera direalisasikan adalah pemberangkatan jemaah umrah menggunakan pesawat Garuda Indonesia yang sebelumnya melayani penerbangan haji.

Kepala Kantor Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhammad Rifki, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari visi Kementerian Haji dan Umrah dalam mendukung suksesnya ekosistem ekonomi haji dan umrah nasional. Skema ini memanfaatkan penerbangan garuda yang biasanya kembali dalam kondisi kosong setelah mengantarkan jemaah haji ke Tanah Air.

Menurut Rifki, khusus pada gelombang kedua pemulangan jemaah haji tahun ini, pesawat yang telah menurunkan jemaah haji di Indonesia akan langsung membawa jemaah umrah menuju Madinah. Dengan demikian, kapasitas penerbangan dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus memberikan keuntungan bagi calon jemaah umrah.

"Ada salah satu visi Kementerian Haji dan Umrah yaitu sukses ekosistem ekonomi haji dan umrah. Dahulu pernah kita informasikan bahwa pesawat Garuda yang membawa jemaah haji kembali ke tanah air biasanya kosong untuk menjemput jemaah pada kloter berikutnya. Nah, khusus gelombang kedua ini, garuda akan langsung membawa jemaah umrah ke Madinah," ujar Rifki, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pada gelombang kedua terdapat tiga kloter yang direncanakan memanfaatkan skema tersebut. Setiap pesawat yang kembali dari layanan haji diharapkan dapat mengangkut jemaah umrah dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Rifki menilai program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena menawarkan biaya perjalanan yang lebih ringan dengan fasilitas penerbangan yang tetap berkualitas. Selain itu, penggunaan maskapai nasional juga diharapkan meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan jemaah selama perjalanan menuju Tanah Suci.

"Mudah-mudahan setiap pesawat itu bisa membawa jemaah umrah dengan biaya yang lebih ringan dan fasilitas yang lebih tinggi dibandingkan pesawat lain. Kami juga akan diundang secara resmi oleh pihak Garuda dalam rangka melepas keberangkatan jemaah umrah dengan pesawat haji," katanya.

Lebih lanjut, Rifki menyebut pelaksanaan program ini berpotensi menjadi catatan sejarah baru dalam penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan pesawat haji untuk mengangkut jemaah umrah secara langsung merupakan terobosan yang belum pernah dilakukan selama puluhan tahun pelaksanaan ibadah haji.

"Ini satu hal yang sangat luar biasa, mungkin pertama kali dilaksanakan sepanjang pelaksanaan haji yang sudah berlangsung selama 76 tahun. Semoga program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi jemaah umrah maupun pengembangan ekosistem haji dan umrah di Indonesia," tutur Rifki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....