Jemaah Haji Asal Pasaman Wafat di Tanah Suci
- 23 Mei 2026 09:46 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Syamsu Kari Sudin wafat setelah menjalani perawatan di Saudi German Hospital (SGH), Makkah, Arab Saudi. Almarhum yang tergabung dalam Kloter PDG 10 Embarkasi Padang itu meninggal dunia pada Kamis sore waktu Arab Saudi. Syamsu Kari Sudin diketahui menderita penyakit ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD).
Ketua Kloter PDG 10, Busra Nazir mengatakan, sejak tiba di Madinah pada 4 Mei 2026 kondisi kesehatan almarhum memang terus dipantau petugas kesehatan. Almarhum beberapa kali mengeluhkan sesak napas saat berjalan.
Menurut Busra, meski kondisi kesehatannya terbatas, Syamsu Kari Sudin tetap melanjutkan perjalanan menuju Makkah bersama rombongan pada 13 Mei 2026. Saat melaksanakan umrah wajib, almarhum bahkan harus menggunakan kursi roda karena kondisi fisiknya mulai melemah.
"Kondisi kesehatan almarhum kemudian menurun pada 19 Mei 2026. Petugas kloter bersama dokter merujuk almarhum ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebelum akhirnya dipindahkan ke Saudi German Hospital untuk penanganan lebih lanjut," kata Busra.
Busra menjelaskan, sebelum dirawat di rumah sakit, almarhum sempat mengeluhkan nyeri ulu hati yang menjalar ke dada. Keluhan tersebut semakin berat saat beraktivitas, berbicara, maupun mengonsumsi makanan padat hingga akhirnya dinyatakan wafat pada Kamis pukul 17.30 waktu setempat.
"Jenazah kemudian dijemput petugas kloter untuk proses pemulasaran. Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah dibawa ke Masjidil Haram untuk disalatkan usai salat Subuh sebelum dimakamkan di pemakaman Al Sharaya, Makkah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki menyampaikan duka mendalam atas wafatnya jemaah asal Pasaman tersebut. Ia juga mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan dan meminta petugas haji lebih intensif memantau kondisi jemaah, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....