Pengawasan Kesehatan Jemaah Haji Risiko Tinggi Embarkasi Padang Diperketat

  • 18 Mei 2026 05:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji risiko tinggi Embarkasi Padang di Kota Makkah semakin diperketat menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Tim dokter spesialis dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah mendatangi hotel jemaah untuk memastikan kondisi kesehatan tamu Allah tetap sehat.

Tim medis mendatangi kamar-kamar jemaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi fisik, hingga memastikan kebutuhan obat-obatan jemaah tetap terpenuhi selama berada di Tanah Suci. Langkah jemput bola ini difokuskan bagi jemaah lansia dan kategori risiko tinggi yang membutuhkan pengawasan lebih intensif menjelang fase terpadat dalam pelaksanaan ibadah haji.

Petugas Kesehatan Haji Kloter 12 Embarkasi Padang, dr Maulidya Rahmi mengatakan sebagian jemaah risiko tinggi memiliki penyakit penyerta dan keterbatasan aktivitas sehingga memerlukan pemantauan rutin selama berada di Makkah. “Pelayanan dilakukan langsung melalui visitasi ke hotel tempat jemaah menginap agar pemantauan kesehatan berjalan maksimal,” ujarnya, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, pelayanan langsung ke hotel menjadi langkah penting mengingat cuaca di Makkah cukup ekstrem dengan suhu yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu kelelahan hingga dehidrasi pada jemaah jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi kepada jemaah dan pendamping terkait pengaturan aktivitas, konsumsi cairan, pola istirahat, hingga penggunaan obat rutin selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Jemaah diimbau mulai menghemat tenaga menjelang Armuzna dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas fisik berlebihan sebelum puncak haji,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, M Rifki mengatakan seluruh jemaah Embarkasi Padang asal Sumatera Barat dan Bengkulu telah berada di Kota Makkah. Ia menegaskan pengawasan kesehatan menjadi perhatian serius menjelang Armuzna karena kepadatan jemaah dunia di Makkah terus meningkat.

“Tim kesehatan kloter bersama KKHI terus melakukan pengawasan langsung ke hotel-hotel jemaah. Ini langkah nyata untuk memastikan jemaah, terutama lansia dan risiko tinggi, tetap sehat menghadapi puncak haji,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....