PPIH Embarkasi Haji Padang Siaga jelang Masuk JCH Kloter Pertama

  • 22 Apr 2026 13:41 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Padang diminta siaga penuh menjelang kedatangan jemaah haji kloter pertama yang dijadwalkan mulai masuk asrama pada Kamis (23/4/2026). Kesiapan tersebut dinilai penting agar proses penyambutan hingga pemberangkatan berjalan lancar.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki saat apel perdana, Rabu 22 April 2026. Menurutnya, kesiapan petugas menjadi krusial karena jadwal keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci berlangsung pada dini hari.

Ia menegaskan, seluruh petugas yang tergabung dalam PPIH, P3IH, serta tenaga musiman dan relawan harus memastikan kesiapan sejak awal. Seluruh personel diminta menempati pos pelayanan masing-masing sebelum jemaah tiba.

“Jemaah masuk asrama besok pukul 06.00 WIB. Keberangkatan ke Tanah Suci pukul 01.00 WIB, sehingga kita harus disiplin waktu dan siaga lebih awal,” ujarnya.

Rifki menekankan, pelayanan kepada jemaah bukan sekadar tugas administratif semata. Menurutnya, tugas tersebut merupakan bentuk pengabdian dalam melayani tamu Allah atau Duyufurrahman.

“Jika kita luruskan niat untuk melayani tamu Allah. Maka setiap pekerjaan yang kita lakukan akan bernilai ibadah,” katanya.

Ia menambahkan, pelayanan yang baik akan menghadirkan kenyamanan bagi jemaah selama menjalankan proses keberangkatan. Selain itu, doa dari para jemaah juga menjadi keberkahan bagi seluruh petugas.

“Ketika jemaah merasa terbantu dan nyaman, mereka akan mendoakan kita. Itu menjadi keberkahan dalam tugas yang kita jalankan,” ujarnya.

Menurut Rifki, penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting karena merupakan tahun pertama pelaksanaan di bawah Kementerian Haji dan Umrah. Karena itu, seluruh petugas diminta bekerja maksimal sebagai bagian dari perintis pelayanan baru.

“Kita adalah bagian dari perintis. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi fondasi ke depan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar tidak bekerja secara sektoral, tetapi saling membantu dalam memberikan pelayanan. Jika ada jemaah yang membutuhkan bantuan, seluruh personel diminta bergerak cepat dengan penuh empati.

Selain itu, petugas diminta menjaga nama baik daerah, embarkasi, dan institusi selama menjalankan tugas. Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah juga mengusung layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....