Padang Board Game Hadirkan Edukasi Kreatif lewat Permainan Kata Emak
- 10 Jul 2026 14:05 WIB
- Padang
Poin Utama
- Game ini melatih ketangkasan, daya ingat, dan konsentrasi pemain dengan tantangan mengumpulkan enam jenis bahan pangan segar (seperti daging dan ikan) serta menghindari bahan yang busuk.
- Perkembangan industri kreatif ini membuka peluang kerja baru yang potensial bagi generasi muda di Padang sebagai Game Master profesional di berbagai kafe modern.
- Kehadiran board game menjadi media interaktif untuk mendukung literasi di Sumatra Barat.
RRI.CO.ID, Padang - Komunitas Padang Board Game memperkenalkan permainan lokal unik bertema aktivitas belanja pasar tradisional bernama kartu Kata Emak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam program Obrolan Komunitas pada Kamis, 9 Juli 2026 di melalui siaran di Programa 1 RRI Padang.
Permainan edukatif ini dirancang oleh desainer berbakat Dian Rahmatullah serta diterbitkan secara resmi oleh penerbit Segara. Nuansa lokal yang sangat kental sengaja diangkat agar dapat memberikan pengalaman bermain yang terasa dekat dengan masyarakat.
Setiap pemain ditantang untuk menguji ketangkasan tangan sekaligus melatih tingkat konsentrasi melalui pencocokan gambar bahan pangan. Enam jenis bahan makanan harian berupa daging, tempe, kangkung, kerupuk, telur dan ikan segar harus dikumpulkan untuk memenangkan kompetisi seru ini.
Kegiatan bermain bersama yang penuh keseruan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh komunitas pada setiap hari Sabtu sore. Lokasi pusat kegiatan berkumpul dan bermain dirancang dengan nyaman di kafe Nipah Rehat Kota Padang, Sumatra Barat.
Agenda rutin ini sengaja digelar untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun relasi sosial yang positif antarwarga. Kehadiran permainan papan juga diproyeksikan mampu menjadi salah satu stimulus efektif guna meningkatkan minat baca masyarakat lokal.
Langkah taktis tersebut sejalan dengan upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendongkrak indeks pembangunan literasi di wilayah ini. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa angka melek aksara di provinsi Sumatra Barat sudah menyentuh posisi sangat memuaskan.
Berdasarkan rilis data terbaru Badan Pusat Statistik Sumatra Barat, tingkat keaksaraan penduduk kini telah berhasil mencapai angka 99,28 persen. Capaian gemilang ini menempatkan ranah Minang sebagai salah satu wilayah dengan performa pendidikan nonformal terbaik di Indonesia.
Pencapaian literasi yang sangat tinggi tersebut perlu didukung dengan penyediaan variasi media pembelajaran baru yang lebih interaktif. Board game atau permainan papan hadir menawarkan metode belajar modern yang jauh dari kesan kaku dan membosankan.
Melalui interaksi aktif saat bermain kartu, para peserta secara tidak langsung diajak mengasah daya ingat secara optimal. Komunitas kreatif ini juga membuka peluang karir baru sebagai game master profesional bagi generasi muda di daerah.
Profesi pemandu permainan papan ini dinilai sangat potensial dalam mendukung pertumbuhan sektor industri ekonomi kreatif berbasis komunitas. Beberapa kafe modern di wilayah Padang bahkan sudah mulai mempekerjakan tenaga ahli ini secara resmi dan profesional.
Masyarakat yang tertarik mencoba keseruan aktivitas ini dapat memantau jadwal lengkap agenda melalui akun media sosial resmi. Hubungan komunikasi dan informasi kegiatan dapat diakses secara mudah oleh publik melalui platform Instagram @Padangboardgame.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....