Daya Tarik Strategi Permainan Kartu Koleksi

  • 16 Mei 2026 18:22 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Harga kartu bisa bernilai fantastis karena faktor kelangkaan desain visual (artwork terbatas)
  • Permainan kartu strategi modern (Trading Card Game/TCG) sedang naik daun di kalangan anak muda Padang
  • TCG merupakan permainan asah otak yang mengombinasikan strategi berpikir taktis, analisis, dan manajemen sumber daya yang matang.

RRI.CO.ID, Padang - Fenomena kompetisi kartu koleksi kini tengah merebak sangat hebat di kalangan generasi muda di berbagai penjuru Kota Padang. Komunitas Padang Board Game menjadi salah satu wadah utama yang secara konsisten terus menggerakkan kreativitas positif para pemuda.

Diskusi interaktif mengenai tren hobi unik ini disiarkan dalam program Obrolan Komunitas di RRI Pro 1 Padang. Acara tersebut berlangsung pada hari Kamis malam, 14 Mei 2026 kemarin yang disiarkan melalui Frekwensi FM 95,9 MHz dan streaming di kanal Youtube.

Dua orang perwakilan komunitas yaitu Ravel Dwi Septia bersama Aprido Putra hadir langsung untuk membagikan pengalaman seru mereka. Mereka berdua secara sangat gamblang menjelaskan kepada pendengar setia mengenai daya tarik utama dari dunia permainan kartu modern.

Permainan kartu koleksi ini sebenarnya bukan sekadar sarana hiburan biasa melainkan sebuah bentuk kompetisi asah otak yang intens. Setiap pemain dituntut selalu memiliki kemampuan berpikir taktis yang baik serta manajemen sumber daya yang sangat matang sekali.

Faktor utama kelangkaan desain visual yang dicetak terbatas menjadi penyebab utama mengapa harga selembar kartu bisa sangat mahal. Kartu dengan efek serangan yang paling kuat untuk memenangkan turnamen bergengsi otomatis akan diburu oleh ribuan kolektor dunia.

Fakta mencatat bahwa seorang selebritas internet global bernama Logan Paul pernah membeli sebuah kartu Pikachu yang sangat legendaris. Nilai uang sebesar 5,6 juta dolar Amerika Serikat rela digelontorkan demi membawa pulang satu lembar koleksi super langka.

Sejarah mencatat permainan kartu modern ini pertama kali dipelopori oleh Richard Garfield pada sekitar tahun 1990 yang lalu. Karya monumentalnya yang berjudul Magic the Gathering terbukti sukses menjadi fondasi utama bagi perkembangan industri TCG dunia sekarang.

Langkah luar biasa tersebut segera diikuti oleh raksasa hiburan dunia Pokémon pada 1998 dan juga Yu-Gi-Oh tahun 1999. Kini industri kreatif semakin berkembang sangat pesat bahkan agensi VTuber ternama ikut memproduksi kartu koleksi versi mereka sendiri.

Aturan sistem dasar permainan mensyaratkan setiap pemain wajib menyusun sebuah dek berisi total 60 lembar kartu strategi khusus. Para pemain dinyatakan menang jika berhasil merebut 6 kartu hadiah utama atau berhasil menghabiskan seluruh sisa dek lawan.

Seluruh para pencinta hobi ini di Padang biasa berkumpul setiap hari Sabtu sore di Rehat Cafe Jalan Nipah. Toko lokal legendaris seperti Mak Gora TCG Storm di Ulak Karang juga menyediakan berbagai jenis kartu koleksi terlengkap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....