Istimewa: ketika Lima Anak Mencari Sosok Ayah, Sebuah Perjalanan tentang Ketulusan

  • 31 Agt 2026 19:40 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang : Ada keluarga yang dibentuk oleh hubungan darah, tetapi ada pula keluarga yang lahir dari keputusan untuk saling menerima dan menjaga. Gagasan itulah yang menjadi kekuatan utama Istimewa, film drama keluarga produksi Kairos Film yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Disutradarai Ruben Adrian, film ini menghadirkan kisah anak-anak penyandang disabilitas sebagai tokoh utama sekaligus penggerak cerita. Bukan sekadar menjadi objek yang dikasihani, mereka justru diperlihatkan sebagai sosok yang memiliki mimpi, keberanian, persahabatan, dan kemampuan untuk menentukan perjalanan hidupnya sendiri.

Cerita berpusat di Rumah Istimewa, tempat lima anak—Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul—hidup bersama sosok ayah asuh mereka, Pak Mahendra, yang diperankan oleh aktor senior Mathias Muchus. Bersama Mbak Kinan yang diperankan Yanni Melwani, rumah tersebut menjadi tempat mereka tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang. Namun, ketenangan itu berubah ketika Pak Mahendra didiagnosis mengidap kanker dan memilih pergi secara diam-diam. Ia tidak ingin anak-anak melihat dirinya semakin lemah. Kepergian tersebut justru membuat kelima anak itu mengambil keputusan besar: mereka keluar dari rumah dan memulai perjalanan untuk mencari sosok yang selama ini mereka anggap sebagai ayah.

Perjalanan Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul kemudian berubah menjadi petualangan yang mempertemukan mereka dengan banyak orang dan situasi tak terduga. Salah satunya adalah Bagas yang diperankan Ajil Ditto dan Aji yang dimainkan Agus Kuncoro. Mereka juga bertemu dengan Ella, karakter yang diperankan Salsabila Bella, hingga akhirnya perjalanan tersebut membawa anak-anak Rumah Istimewa ke panggung parodi wayang orang. Dari sinilah kehidupan mereka mulai mendapatkan perhatian yang jauh lebih luas. Apa yang awalnya hanya perjalanan mencari ayah perlahan berubah menjadi pengalaman yang menguji keberanian, persahabatan, sekaligus ketulusan mereka.

Hal yang membuat Istimewa terasa berbeda adalah cara film ini menghadirkan representasi disabilitas. Film tersebut dilaporkan menjadi karya yang menampilkan enam anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama, dengan mereka benar-benar menjadi penggerak cerita. Kisahnya juga terinspirasi dari pengalaman nyata dan cerita yang dihimpun langsung dari penyandang disabilitas. Karena itu, film ini tidak dibangun untuk meminta penonton merasa iba, melainkan mengajak mereka melihat kemampuan dan sisi manusiawi para karakternya. Bahkan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) memberikan apresiasi dan merekomendasikan film ini sebagai tontonan yang dapat memperluas perspektif masyarakat tentang disabilitas.

Di balik petualangan tersebut, film ini menyimpan pertanyaan sederhana tetapi kuat: apa yang membuat seseorang bisa disebut keluarga? Bagi anak-anak Rumah Istimewa, jawabannya bukan sekadar siapa yang memiliki hubungan darah dengan mereka. Pak Mahendra adalah sosok yang memilih untuk hadir, merawat, dan memberikan rasa aman ketika mereka membutuhkan tempat untuk pulang. Karena itu, ketika ia menghilang, yang mereka cari sebenarnya bukan hanya seorang ayah, tetapi juga rumah dan rasa aman yang selama ini mereka miliki. Aktor Mathias Muchus sendiri menilai ketulusan menjadi salah satu hal yang membuat cerita film ini begitu kuat karena keluarga digambarkan sebagai mereka yang memilih untuk menerima, menjaga, dan tetap hadir.

Dengan jajaran pemain seperti Mathias Muchus, Yanni Melwani, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Ricky Komo, serta Zulfadli Aldiansyah, Bambang Ceper, Rein, Niatus Sholihah, Mustofa, dan Salsabila Bella, Istimewa menawarkan drama keluarga yang tidak hanya mengejar air mata. Film ini ingin mengubah cara penonton melihat kata “berbeda”: bukan sebagai alasan untuk memberi jarak, melainkan sebagai bagian dari keberagaman manusia. Pada akhirnya, perjalanan mencari Pak Mahendra mungkin hanyalah permukaan dari cerita yang jauh lebih besar—tentang lima anak yang belajar bahwa mereka mampu menghadapi dunia, dan tentang sebuah keluarga yang membuktikan bahwa kasih sayang tidak membutuhkan kesamaan untuk bisa menjadi rumah. Istimewa akan hadir di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....