Tanah Runtuh, Drama Kemanusiaan Penuh Luka dan Harapan
- 31 Mei 2026 16:44 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Di tengah deretan film horor dan aksi yang mendominasi layar lebar tahun ini, Tanah Runtuh hadir membawa cerita yang jauh lebih emosional dan manusiawi. Film yang dijadwalkan tayang mulai 25 Juni 2026 ini mengangkat kisah tentang kehilangan, harapan, dan perjuangan bertahan hidup di tengah situasi sosial yang kacau. Dengan latar konflik kemanusiaan yang mencekam, film ini bukan hanya menawarkan drama penuh air mata, tetapi juga perjalanan emosional yang menyentuh tentang arti keluarga dan kepedulian di saat dunia terasa runtuh.
Cerita film ini berpusat pada Kai dan kakaknya Ringgo, seorang anak dengan Down Syndrome, yang terpisah dari ibu mereka saat kerusuhan besar terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Dalam suasana penuh ketakutan dan kekacauan, Kai berusaha membawa sang kakak mencari ibu mereka dari satu tempat pengungsian ke tempat lainnya. Di tengah perjalanan berbahaya tersebut, mereka bertemu Idham, seorang anggota polisi yang awalnya hanya menjalankan tugas negara, tetapi perlahan ikut terlibat secara emosional dalam perjuangan dua anak tersebut.
Film ini diperkuat oleh jajaran pemain yang menghadirkan emosi kuat di setiap adegannya. Vino G. Bastian memerankan Idham, sosok polisi tegas yang perlahan berubah menjadi figur pelindung bagi Kai dan Ringgo. Selain Vino, film ini juga dibintangi Ridho Khaliq, Yoan Cocohamida, Sigi Wimala, Tike Priatnakusumah, hingga Jerry Likumahwa. Kehadiran Ridho Khaliq sebagai aktor muda Down Syndrome juga menjadi salah satu kekuatan emosional terbesar dalam film ini.
Di balik layar, Tanah Runtuh disutradarai oleh Rudi Soedjarwo yang dikenal lewat berbagai film drama emosional Indonesia. Sementara proses produksinya ditangani oleh Denny Siregar Production dengan naskah yang ditulis oleh Oka Aurora. Kombinasi tersebut membuat film ini tampil dengan pendekatan yang realistis, intim, dan terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Yang membuat Tanah Runtuh terasa berbeda adalah fokusnya pada sisi kemanusiaan di tengah konflik besar. Film ini tidak menjadikan kerusuhan sebagai pusat tontonan, melainkan menjadikannya latar untuk memperlihatkan hubungan antarmanusia yang tumbuh di tengah rasa takut dan kehilangan. Hubungan antara Idham, Kai, dan Ringgo perlahan berubah menjadi ikatan keluarga yang lahir tanpa direncanakan. Di situlah film ini terasa paling menyentuh: ketika harapan tetap bisa tumbuh bahkan di tempat yang sudah nyaris hancur sepenuhnya.
Dengan cerita emosional, penampilan kuat dari Vino G. Bastian, dan pendekatan drama kemanusiaan yang jarang diangkat perfilman Indonesia, Tanah Runtuh diprediksi menjadi salah satu film paling membekas tahun 2026. Film ini bukan hanya tentang kerusuhan atau kehilangan, tetapi tentang bagaimana manusia tetap mencoba saling menjaga ketika dunia di sekitar mereka mulai runtuh. Saat tayang mulai 25 Juni mendatang, Tanah Runtuh siap membawa penonton masuk ke perjalanan yang penuh luka, harapan, dan rasa kemanusiaan yang begitu dalam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....