Ayah, Aku Mau Cerita, ketika Seorang Ayah Harus Memilih antara Kebenaran dan Anaknya
- 31 Jul 2026 21:47 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Apa yang akan dilakukan seorang ayah ketika keselamatan anaknya berhadapan dengan hukum? Pertanyaan tersebut menjadi jantung cerita Ayah, Aku Mau Cerita, film drama thriller keluarga produksi Falcon Pictures yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026. Disutradarai sekaligus ditulis oleh Danial Rifki, film ini menghadirkan Vino G. Bastian dan Marsha Timothy dalam sebuah konflik yang tidak hanya mempertaruhkan kebebasan, tetapi juga menguji seberapa jauh cinta orang tua mampu mendorong seseorang mengambil keputusan sulit.
Cerita berpusat pada Andi Budiman, diperankan Vino G. Bastian, seorang ayah sederhana yang tinggal bersama keluarganya di Desa Banaran. Kehidupan yang awalnya berjalan tenang mendadak berubah setelah putri remajanya menjadi korban pelecehan oleh seorang pemuda. Dalam upaya membela diri, sang putri melakukan perlawanan yang berujung pada kematian pemuda tersebut. Persoalan menjadi semakin rumit ketika diketahui bahwa pemuda itu merupakan putra tunggal seorang kapolres. Sejak saat itu, keluarga Andi berada dalam tekanan dan harus menghadapi konsekuensi yang jauh lebih besar dari yang pernah mereka bayangkan.
Andi kemudian dihadapkan pada situasi yang nyaris mustahil. Di satu sisi, ada hukum yang harus ditegakkan. Di sisi lain, ada seorang anak yang ingin ia lindungi dari kemungkinan kehilangan masa depan. Ketika aparat mulai menyelidiki kasus tersebut, Andi harus menggunakan kecerdasan, insting, dan berbagai pengetahuan yang ia miliki untuk menghadapi situasi yang semakin pelik. Bahkan pengalaman menonton film yang selama ini menjadi kegemarannya ikut membentuk cara Andi membaca keadaan dan menyusun langkah menghadapi tekanan.
Konflik semakin menarik karena film ini mempertemukan Andi dengan sosok Kapolres yang diperankan Marsha Timothy. Pertarungan keduanya bukan sekadar kejar-kejaran antara polisi dan orang yang dicurigai, tetapi berkembang menjadi duel psikologis antara seorang ibu yang mencari kebenaran dan seorang ayah yang berusaha mempertahankan keluarganya. Di sinilah film mulai mengajukan pertanyaan yang lebih sulit: ketika kebenaran dan rasa cinta berada di dua sisi yang berbeda, apakah seseorang masih mampu menentukan pilihan yang benar?
Menariknya, Ayah, Aku Mau Cerita merupakan adaptasi dari film India Drishyam, karya Jeethu Joseph. Namun versi Indonesia ini membawa premis tersebut ke lingkungan dan persoalan yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia. Selain Vino G. Bastian dan Marsha Timothy, film ini turut dibintangi Niken Anjani, Ziva Magnolya, Gunawan Sudrajat, Pritt Timothy, Rizky Hanggono, Queen Lubis, Sadana Agung, Norman Akyuwen, Ibnu Gundul, Whani Darmawan, Faris Fadjar Munggaran, dan Aksara Dena.
Pada akhirnya, Ayah, Aku Mau Cerita tidak hanya menjadikan persoalan hukum sebagai sumber ketegangan, tetapi juga mengajak penonton melihat sisi paling sunyi dari kasih sayang orang tua. Sutradara Danial Rifki menyebut film ini berbicara tentang rasa bersalah, pengampunan, keadilan, dan cinta yang tidak mengenal syarat. Ketika seorang ayah harus memilih antara mengatakan seluruh kebenaran atau melindungi anaknya, batas antara benar dan salah pun menjadi semakin sulit dibedakan. Mulai 20 Agustus 2026, penonton akan diajak masuk ke dalam dilema Andi—dan mungkin pulang dari bioskop dengan satu pertanyaan yang jauh lebih personal: kalau yang berada di posisi itu adalah keluarga kita, seberapa jauh kita berani berjuang untuk mereka?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....